Harga murah dan spesifikasi tinggi bukan jaminan ponsel laku, lantas?
Ilustrasi sejumlah smartphone © 2015 AFP
Techno.id - Tahun ini adalah tahunnya vendor smartphone asal Tiongkok. Ya, itulah prediksi Roberta Cozza, Research Director dari perusahaan riset Gartner. Menurutnya, pabrik smartphone dari Negeri Tirai Bambu akan kembali menekan dominasi Samsung dan Apple berkat keunggulan tersendirinya.
-
Tren berubah, brand ponsel asal Tiongkok kini laris manis diburu warga Meski sempat di pandang sebelah mata, kini masyarakat lebih suka menggunakan smartphone asal Tiongkok karena harganya yang cukup murah.
-
Mengapa Anda harus yakin smartphone Tiongkok bisa sisihkan iPhone Penjualan iPhone kini merosot dibanding tahun lalu, sementara vendor seperti Oppo dan Vivo semakin menguat.
-
Penjualan smartphone sedang melambat, inikah kans bagi tablet 2-in-1? Bisa jadi iya. Sebab pasar smartphone di Tiongkok, yang notabene terbesar, saja sudah mulai jenuh.
Ia menilai handset bikinan Tiongkok sangat berpeluang untuk terus laku. Sebab, kebanyakan dari mereka menyasar pasar berkembang sambil menyasar konsumen kelas menengah ke bawah juga entry-level. Data yang dimiliki Roberta menyebut dua per tiga dari penjualan smartphone setidaknya hingga lima tahun ke depan akan dikuasai oleh ponsel low-end.
"Namun, keterjangkauan harga dan spesifikasi bukanlah segalanya," tandas Roberta di rilis pers Gartner (18/02/16). Ada dua kunci lain untuk menembus gerbang kesuksesan penjualan ponsel pintar, yakni saluran pemasaran (channel strategy) serta pemahaman akan pasar dan konsumen lokal. Di samping itu untuk memberikan diferensiasi, kerja sama dengan developer dan penyedia konten lokal juga diperlukan.
Tak sampai di sana, Roberta turut mengharapkan agar para vendor mulai menyediakan fitur yang lebih lengkap pada smartphone. Tahun 2016 ini, ia berekspektasi melihat banyak ponsel yang sudah mendukung Internet of Things, biometric scanner, serta VR dan AR. Bahkan, tak ada salahnya jika pabrik Tiongkok rajin merilis produk high-end yang mengakomodasi tiga fitur tersebut, demi meningkatkan margin penjualan.
BACA JUGA :
- Haruskah konsumen menyerahkan data pribadi ketika membeli ponsel?
- Benarkah Apple bakal bangkitkan kembali kejayaan iPhone 4?
- Tak semua orang suka dengan ukuran ponsel yang kembali mengecil
- Smartphone termurah di dunia sedang diselidiki pihak berwajib
- Samsung Galaxy S7 dan iPhone 6S direndam air panas, salah satu rusak
(brl/red)