Jual smartphone 4G, ZTE sudah penuhi semua aturan?
ZTE Blade S7 © 2016 androidauthority.net
Techno.id - Diperkenalkan secara resmi ke pasar Indonesia, smartphone Blade S7 mengusung teknologi komunikasi generasi keempat 4G LTE (long term evolution). Menariknya, meskipun brand ZTE tak begitu terdengar gaungnya di pasar smartphone Indonesia perusahaan itu mengaku telah memenuhi standar tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang diterapkan untuk perangkat 4G.
-
Menkominfo komentari akal-akalan vendor smartphone 4G "Seharusnya kalau memang 4G ya dibuat 4G saja waktu masuk ke sini. Aturan soal TKDN kan baru diterapkan nanti tahun 2017."
-
Huawei tak pede perkenalkan smartphone 4G ke Indonesia "Kami sedang berusaha mengejar tingkat kandungan lokal yang mulai diterapkan pemerintah."
-
Demi Indonesia, Vivo rela berinvestasi 266 Miliar! Indonesia tetap jadi primadona di Asia Tenggara, Vivo tergoda untuk berinvestasi sebesar 266 Miliar
"Produk ini sudah memenuhi persyaratan soal TKDN yang ditetapkan pemerintah. Makanya produk ini sudah kita pasarkan melalui Lazada sebagai partner ekslusif e-commerce kita," kata Yohanis Arifin, Manager Regional ZTE Indonesia saat ditemui tim Techno.id.
Yohanis Arifin, Manager Regional ZTE Indonesia
© 2016 techno.id/Denny Mahardy
Lebih lanjut, ia menyatakan pemenuhan aturan soal kandungan lokal di produk 4G buatan ZTE yang akan dipasarkan ke pasar Indonesia telah terpenuhi karena proses perakitan produknya telah dilakukan menggunakan fasilitas produksi yang berada di dalam negeri.
"Sekarang sudah dirakit di sini produk kita. Jadi kalau ngomongin aturan yang berlaku baik soal kandungan lokal maupun sertifikat postel di smartphone kita setahu saya sudah terpenuhi," tambah Yohanis selepas acara peluncuran Blade S7 di kantor Lazada, Selasa (16/2/2016)
Sayangnya, Yohanis masih belum mau menyebutkan mitra perakit produk 4G LTE yang dimiliki ZTE di Indonesia. "Banyak banget sih yang punya fasilitas perakitan di sini. Dari dalam keluarga dan mitra kita saja banyak banget kok, sementara ini kita gak bisa sebutin siapa mitra kita itu," tandas Yohanis.
Sekadar informasi, tingkat kandungan lokal di perangkat 4G LTE wajib dipenuhi oleh tiap produk yang dipasarkan ke pasar Indonesia. Saat ini kandungan lokal yang harus dipenuhi produk berteknologi 4G yang dijual di tanah air sebesar 20 persen dan akan berubah menjadi 30 persen pada tanggal 1 Januari 2017 mendatang.
BACA JUGA :
(brl/red)