Tinggalkan entry level, kamera GoPro mana yang bakal tereliminasi?
Ilustrasi GoPro © gizmodo.com.au
Techno.id - Pada berita terdahulu dikatakan bahwa GoPro bakal memasuki pasar entry level dengan memproduksi beberapa varian baru untuk kelas tersebut. Namun tampaknya, keputusan tersebut bakal mengalami perubahan di masa yang akan datang.
-
Pemasukan GoPro menurun gara-gara Hero 4 Session kurang laku Akhirnya, GoPro pun memangkas banderol Hero 4 Session menjadi lebih murah daripada Hero 4 Silver.
-
Kantong mengering, GoPro segera pecat pegawainya Pemangkasan pekerja ini sendiri diyakini akan menelan biaya Rp70 sampai 140 miliar untuk pesangon.
-
Wow, GoPro bakal punya saingan yang bisa ganti lensa Keunggulan action camera ini memiliki lensa yang dapat diganti-ganti.
Dari 6 varian yang diluncurkan untuk pasar entry level, GoPro memutuskan untuk menghentikan produksi 3 di antaranya. Seperti yang telah diberitakan oleh Digital Photography Review pada hari Jumat (05/02/16) lalu, pihak GoPro sendiri telah memberikan pengumuman terkait hal tersebut.
3 varian GoPro yang tak lagi diproduksi
© 2016 dpreview.com/dpreview.com
CEO dan founder GoPro, Nick Woodman mengatakan bahwa GoPro akan menghentikan produksi 3 varian kamera yang berada di pasar entry level. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil penjualan yang ternyata tak menunjukkan angka penjualan yang memuaskan.
Woodman juga menambahkan bahwa pertumbuhan angka tersebut justru semakin melambat di pertengahan tahun. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan GoPro menghentikan langkahnya untuk ikut berkompetisi di pasar entry level.
Ketiga varian kamera yang dihentikan produksinya adalah HERO+, HERO+ LCD, dan HERO. Ketiganya akan resmi ditarik dari pasar pada bulan April mendatang. GoPro akan lebih fokus pada varian kamera berkualitas seperti HERO 4 Session seperti yang diulas pada berita terdahulu.
BACA JUGA :
(brl/red)