5 Faktor penyebab baterai smartphone cepat habis dan cara mengatasinya
foto: freepik/rawpixel.com
Techno.id - Selamat datang di era digital, di mana smartphone menjadi bagian penting dari kehidupan kita sehari-hari. Dari komunikasi hingga hiburan, perangkat portabel ini menawarkan kenyamanan dan konektivitas yang belum pernah ada sebelumnya.
-
Simak 3 faktor utama yang menentukan masa pakai baterai smartphone, begini penjelasannya Berbagai peningkatan fitur dan spesifikasi smartphone makin membutuhkan daya yang cukup besar
-
10 Penyebab baterai smartphone kamu cepat boros dan begini cara memperbaikinya dengan mudah Banyak faktor yang menyebabkan baterai ponsel kamu cepat drop
-
7 Kebiasaan menggunakan ponsel cerdas yang bisa menghabiskan masa pakai baterai, nomor 2 paling parah Ada banyak faktor yang berpotensi memengaruhi daya tahan baterai
Namun, terlepas dari kemajuan teknologi ponsel cerdas, banyak pengguna harus bergulat dengan rasa frustrasi karena masa pakai baterai yang cepat habis. Tidak jarang pengguna melihat indikator baterai berubah menjadi merah, membuat mereka harus cepat-cepat mencari pengisi daya.
Jadi, mengapa baterai ponsel cerdas cepat habis? Jawabannya terletak pada kombinasi berbagai faktor, mulai dari pengaturan dan kebiasaan penggunaan perangkat hingga keterbatasan bawaan teknologi baterai saat ini.
Karena itu penting untuk memahami dasar-dasar baterai ponsel cerdas. Sebagian besar ponsel cerdas modern menggunakan baterai lithium-ion, yang dikenal dengan kepadatan energinya yang tinggi dan kemampuannya untuk diisi ulang. Baterai ini ringkas, ringan, dan menyediakan sumber daya yang andal untuk perangkat. Namun, bukannya tanpa keterbatasan.
Baterai lithium-ion memiliki masa pakai siklus pengisian daya yang terbatas, biasanya berkisar antara 300 hingga 500 siklus. Nah siklus pengisian mengacu pada proses pengisian baterai dari 0% hingga 100% dan kemudian pengosongan kembali ke 0%.
Seiring waktu, kapasitas baterai berkurang, menghasilkan waktu penggunaan yang lebih singkat sebelum perlu diisi ulang. Selain itu, faktor-faktor seperti panas, dingin yang ekstrem, dan pengisian daya yang berlebihan dapat berdampak lebih lanjut pada kesehatan dan umur panjang baterai ponsel cerdas secara keseluruhan.
Perlu juga dicatat bahwa produsen ponsel cerdas sering menggunakan berbagai teknologi dan pengoptimalan hemat daya untuk membantu memaksimalkan efisiensi baterai. Ini termasuk algoritme perangkat lunak yang mengatur proses latar belakang, meminimalkan konsumsi energi selama periode tidak aktif, dan mengoptimalkan kecerahan layar dan pengaturan tampilan.
BACA JUGA :
- 13 Kode keamanan rahasia Android teratas yang perlu kamu ketahui
- 4 Akibat jika kamu tidak menggunakan pengisi daya smartphone orisinal, bikin pendek usia baterai
- Cara mendeteksi dan mencegah baterai bengkak di ponsel atau laptop
- Batevolt, gebrakan baterai nuklir dari China, simak 5 kelebihan dan kekurangannya jika diproduksi
- 5 Rekomendasi adaptor charger iPhone yang memiliki fitur fast charging paling oke
(brl/red)