8 Faktor yang wajib kamu perhatikan saat mengisi baterai smartphone, jangan sambil digunakan
foto: freepik/rawpixel.com
Techno.id - Kebiasaan mengisi daya ponsel akan membantu meningkatkan masa pakai baterai ponsel. Namun banyak yang bertanya, seberapa sering kita harus mengisi daya dalam sehari?
-
Simak 3 faktor utama yang menentukan masa pakai baterai smartphone, begini penjelasannya Berbagai peningkatan fitur dan spesifikasi smartphone makin membutuhkan daya yang cukup besar
-
9 Cara mengisi baterai dengan benar, hindari menambah beban parasit saat ponsel sedang di-charge Kamu bisa merusak baterai ponsel dengan mengisinya terlalu sering, atau terlalu lama
-
4 Tips singkat merawat baterai smartphone, hindari suhu ekstrem Daya tahan baterai merupakan faktor penting untuk menunjang aktivitas digital pengguna
Rata-rata, ponsel cerdas dapat diisi daya 2-3 kali sehari selama 8-10 jam penggunaan. Ponsel cerdas tidak boleh diisi daya lebih rendah dari 20% dan harus diatur untuk pengisian 80%. Dengan demikian, siklus pengisian daya baterai tidak akan terkuras. Kamu juga perlu mengetahui faktor-faktor apa saja yang harus diperhatikan saat nge-charge baterai smartphone.
1. Kapasitas baterai
Saat ini, baterai ponsel pintar memiliki kapasitas rata-rata 4000-5000 mAh dan dapat bertahan hampir seharian untuk penggunaan berat. Tetapi tetap saja, kamu dapat mengisi daya 2-3 kali sehari untuk mempertahankan siklus pengisian daya.
2. Jenis penggunaan ponsel
Jika kamu bermain game atau menonton video selama beberapa jam, baterai akan lebih cepat habis karena daya pemrosesan dan penggunaan GPU.
3. Faktor suhu juga menentukan
Menggunakan ponsel pada suhu tinggi akan menguras baterai lebih cepat. Faktor lain adalah lingkungan. Jika kamu berada di rumah, frekuensi pengisian daya ponsel akan lebih tinggi daripada di luar.
4. Persentase ideal untuk mengisi daya ponsel setiap hari
Ponsel cerdas telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, dan rata-rata penggunaannya sekitar 8-10 jam dalam satu hari. Idealnya, setiap ponsel cerdas harus diisi daya antara 30% sampai 80%. Ini yang terbaik untuk ponsel dan memiliki banyak keuntungan.
Baterai ponsel
5. Saat ini setiap ponsel pintar memiliki baterai lithium-ion
Baterai lithium-ion bertahan setidaknya selama dua tahun. Namun kamu dapat meningkatkan masa pakai baterai dengan mengikuti aturan 30%-80%. Beberapa orang mengikuti aturan 20%-80%, dan yang lainnya mengikuti aturan 40%-80%.
6. Jangan mengisi daya ponsel hingga penuh
Baterai lithium-ion baru memiliki masa pakai 500-700 siklus pengisian daya. Jadi jika kamu mengisi daya ponsel 0% hingga 100% setiap hari, baterai akan kehilangan kapasitas listrik dan kimianya setelah 1,5 tahun sampai 2 tahun.
7. Gunakan pola pengisian daya yang benar
Jika kamu mengikuti aturan 30-80, maka tidak perlu mengisi daya baterai hingga 100% dan tidak mengosongkannya hingga 0%. Cukup jaga persentase baterai kamu antara 30% dan 80% setiap hari. Dengan melakukan cara ini, baterai ponsel cerdas atau perangkat lain dapat bertahan hingga lebih dari 6-8 bulan.
8. Perhatikan kebiasaan mengisi daya
Tidak ada masalah jika kamu mengisi daya beberapa kali sehari. Tetapi saat mengisi daya ponsel, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Jangan menarik atau mendorong kabel pengisian daya dengan keras. Jangan letakkan ponsel di dekat tempat yang panas saat mengisi daya. Jangan gunakan aplikasi berat saat mengisi daya ponsel seperti bermain game atau menonton video streaming yang akan menyebabkan ponsel terlalu panas.
Sebaiknya, kamu tidak menggunakan smartphone saat sedang mengisi daya agar pengisian daya optimal dan suhu perangkat tetap terjaga.
BACA JUGA :
- 10 Penyebab baterai ponsel cepat habis dan cara memperbaikinya
- Ketahui 8 penyebab baterai ponsel kamu cepat habis dan cara mengatasinya
- Baterai ponsel Android kamu malah drop saat diisi daya? Begini cara mengatasinya
- Cara menemukan dan menutup aplikasi yang berjalan di latar belakang ponsel Android
- 9 Tips untuk membantu menghemat daya tahan baterai iPhone
(brl/red)