Apple merayu Taylor Swift untuk layanan streaming musik eksklusifnya
Techno.id - Apple kini sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa artis ternama dunia mengenai rencana mereka untuk mendapatkan hak streaming eksklusif guna mendukung layanan musik terbarunya, Beats. Dilaporkan oleh Phone Arena (11/4/15), Apple kini tengah "mendekati" Taylor Swift, penyanyi muda berbakat yang beberapa waktu lalu telah mencabut layanan streaming untuk album "1989"nya di Spotify (kompetitor Beats dalam menayangkan layanan streaming musik).
-
Ini dia fitur-fitur ciamik Apple Music yang bakal bikin kamu ngeces Apple juga memperkenalkan Apple Music, sebuah layanan streaming musik terbaru.
-
Sony Music pastikan Apple Music akan hadir hari ini di WWDC 2015 Apple Music kabarnya akan diluncurkan hari ini di ajang WWDC 2015.
-
Apple Music kini miliki 6,5 juta pelanggan berbayar Hal ini dikatakan langsung oleh CEO Apple, TIm Cook.
Apple tidak hanya "merayu" Taylor Swift untuk memberikan hak layanan streaming albumnya. Ada musisi lainnya, seperti Florence and The Machine yang rencananya akan merilis album terbaru mereka pada bulan Juni tahun ini, untuk juga menjadi salah satu artis yang akan menayangkan lagu-lagunya di layanan streaming Beats.
Nantinya, layanan yang dibeli Apple pada bulan Mei tahun lalu seharga Rp 387 miliar ini akan memungkinkan penggunanya untuk dapat streaming lagu-lagu tertentu dari artis-artis terpilih yang tidak akan diputar di tempat lain. Tentunya, nanti pengguna juga harus membayar sebesar Rp 129.000 per bulan untuk dapat menikmati layanan eksklusif ini.
Meski, layanan serupa seperti Spotify, YouTube, dan Tidal (yang dimiliki oleh musisi dunia Jay Z) sudah terlebih dahulu menguasai pasar, Apple yakin Beats akan tetap mendapatkan tempat. Terlebih, rencana Apple untuk menyisipkan layanan ini di gadget mereka yang saat ini sedang populer di pasaran, yakni Apple Watch dan iPhone seri 6. Bahkan, Apple memberi sinyal bahwa layanan Beats nantinya juga bisa di akses oleh pengguna Android melalui sebuah aplikasi yang ditawarkan Apple.
Kemungkinan besar, layanan ini akan diperkenalkan raksasa Cupertino tersebut dalam ajang Apple Worldwide Developer Conference yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 2 hingga 6 Juni di San Fransisco, Amerika.
BACA JUGA :
(brl/red)