Play Store lebih unggul, tapi masih harus belajar dari App Store
Ilustrasi aplikasi Android © 2016 techno.id
Techno.id - Di tahun 2015, Google Play Store memiliki jumlah unduh aplikasi 100 persen lebih besar daripada Apple App Store. Demikian menurut laporan tahunan App Annie sebagaimana dikutip dari VentureBeat (20/01).
-
Di kuartal kedua Google Play lebih unggul ketimbang App Store Pasca kuartal kedua berakhir, Google Play tercatat unggul dari segi jumlah download sedangkan App Store unggul dari segi pendapatan.
-
Makin hobi unduh aplikasi, orang Indonesia masih malas bayar Indonesia bahkan kini menduduki posisi keenam di klasemen negara-negara yang paling aktif mengunduh dagangan di toko maya milik Google.
-
Google harus mengakui kekalahannya dari pengembang asal Tiongkok Tencent kini menjadi publisher aplikasi iOS terpopuler di dunia.
Indeks unduh 2015 App Annie
© 2016appannie.com
Pada tahun 2014, persentase tersebut masih berada di kisaran 60 persen. Dengan kata lain, Play Store tak hanya menjadi yang terbesar di sepanjang 2015, melainkan juga mengalami pertumbuhan yang lebih cepat.
Selain jumlah unduh, kesenjangan besar juga terjadi di bagian pendapatan masing-masing toko. Namun kali ini adalah sebaliknya, di mana toko aplikasi besutan Apple mengungguli toko aplikasi besutan Google.
Indeks pendapatan 2015 App Annie
© 2016appannie.com
Menurut App Annie, pendapatan App Store di sepanjang 2014 adalah 70 persen lebih besar ketimbang Play Store. Dan fakta menariknya, di tahun berikutnya angka tersebut justru bertambah menjadi 75 persen.
Kesimpulannya, Google Play mungkin boleh dikatakan sebagai toko aplikasi terbesar di dunia. Namun untuk urusan monetisasi, toko aplikasi terbesar di dunia itu masih harus banyak belajar dari para pengembang aplikasi iOS.
BACA JUGA :
- Pengguna Android bisa instal aplikasi dari hasil pencarian Google
- Aplikasi YouCam Makeup sudah merias 100 juta wajah di seluruh dunia
- 5 Aplikasi dan game kontroversial yang ditarik dari peredaran
- Games ini dihapus dari Google Play dan App Store karena rasis
- Mata-mata sejati harus tahu cara merekam video tanpa diketahui orang
(brl/red)