Rawan begal, Ridwan Kamil hadirkan aplikasi tombol panik
Ilustrasi Aplikasi © 2015 techno.id
Techno.id - Guna melindungi warganya dari aksi begal yang belakang kian marak, Ridwan Kamil, Walikota Bandung menghadirkan aplikasi tombol panik yang bisa dipergunakan ketika berada dalam bahaya.
-
Minta bantuan Polisi Kota Malang dengan aplikasi panic button Dengan sekali sentuh, maka polisi-polisi di Malang akan langsung berdatangan ke lokasi untuk menyelamatkan Anda dalam kurun waktu 10-15 menit.
-
Hadiah untuk mahasiswa UB penemu Panic Button Polisi Kota Malang Tiga mahasiswa Filkom Universitas Brawijaya mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp 2,5 juta.
-
5 Aksi sigap kepala daerah, langsung turun tangan atasi permasalahan Para pemimpin daerah ini harus memastikan semua pelayanan publik berjalan dengan lancar serta aman.
Dalam akun twitternya, @ridwankamil, orang nomor satu di Bandung itu menyebutkan bahwa aplikasi tombol panik bisa diunduh di google play dan pengguna bisa mendaftarkan nomor handphone untuk menggunakan layanan.
Peluncuran aplikasi tombol panik beberapa waktu lalu 2015 Ridwan Kamil/Instagram.com
Untuk menggunakan layanan ini, pengguna cukup menekan tombol virtual "SOS" sebanyak tiga kali secara cepat, kurang dari 15 detik maka akan memunculkan bunyi sirine yang terhubung dengan layar Bandung Command Center, yang terletak di Balai Kota Bandung. Secara otomatis juga, akan terkirim lokasi di mana penekanan tombol panik tersebut.
Selain itu juga, tombol panik akan mengirimkan pesan secara otomatis, memberi tahu bahwa pengguna sedang dalam keadaan darurat pada whitelist atau kerabat terdekat yang telah ditentukan pada saat awal registrasi, dengan dua metode. Pertama, lewat Push Notification (jika kerabat Anda sudah terdaftar di X-Igent) dan lewat SMS (Jika kerabat belum terdaftar di X-Igent). Pengiriman pesan lewat SMS dikenakan biaya normal, sesuai dengan operator yang digunakan.
Sebelumnya, teknologi panic button telah digunakan di beberapa negara dan dinilai dapat memaksimalkan sistem polisi serta mampu menekan angka kriminalitas khususnya di Bandung. Ke depannya, diharapkan aplikasi ini mampu mendukung Bandung menuju Smart City.
BACA JUGA :
(brl/red)