Ternyata kandungan pada sabun antiseptik bisa sebabkan kanker
Ilustrasi Sabun © Softpedia.com
Techno.id - Sebuah penelitian yang digagas oleh ilmuwan dari University of California, San Diego tahun lalu berhasil mengungkapkan temuan yang amat mengejutkan. Temuan itu menyebabkan jika salah satu bahan pada sabun antiseptik kabarnya bisa menyebabkan penyakit kanker.
-
Efektivitas sabun antibakteri tidak jauh beda dibanding sabun biasa Tak ada perbedaan antara kemampuan sabun antibakteri dan sabun biasa.
-
Ternyata sabun antiseptik tak mempan "bunuh" kuman di kulit Setidaknya butuh waktu penggunaan selama 9 jam terus menerus tuntuk membasmi kuman dengan sabun antiseptik.
-
Deodoran ternyata punya 7 zat yang berbahaya! Hati-hati memilihnya ya Bahan bahan tersebut nggak hanya merusak kulit kamu tapi juga bisa menganggu kesehatan.
Ya, bahan kimia yang disebut triclosan kabarnya bisa menyebabkan penyakit kanker bahkan pembentukan jaringan fibriosa yang dapat merusak fungsi sel pada hati manusia. Seperti dilansir oleh Softpedia, bahan dengan nama kimia 2,4-Dichlorophenoxy tersebut kabarnya bisa menyebabkan penyakit kanker jika digunakan dalam jumlah yang besar dan dalam jangka waktu lama.
Dalam percobaan laboratorium yang dilakukan oleh tim peneliti ditemukan jika penggunaan triclosan secara berlebihan dan dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan tumor berkembang dengan cepat. Jika digunakan dalam jangka waktu yang lama dan dalam jumlah yang banyak triclosan dapat mempercepat pertumbuhan tumor terutama jaringan abnormal dalam tubuh.
Pasca dipublikasikannya temuan ini, badan pengawas obat dan makanan Amerika alias US FDA dilaporkan tengah menyelidiki penggunaan bahan triclosan pada beberapa produk, terutama masalah takaran penggunaan bahan pada suatu produk. US FDA kabarnya menyarankan pengurangan takaran triclosan dalam sabun, supaya paparan negatif yang disebabkan senyawa kimia tersebut tak membahayakan pengguna lagi.
BACA JUGA :
- Ternyata sabun antiseptik tak mempan "bunuh" kuman di kulit
- Kafein kacaukan jam alamiah tubuh, menurut riset
- Masih bolehkah mengonsumsi makanan yang jatuh lebih dari lima detik?
- Waspada, orang gemuk lebih rentan terserang tumor otak!
- Perokok aktif hidup lebih lama daripada perokok pasif, apa alasannya?
(brl/red)