Online shop menjamur, penyedia jasa pengiriman ikut untung
Ilustrasi belanja online © 2015 techno.id
Techno.id - Semakin sulitnya khalayak memisahkan diri dari internet, ternyata membuat transaksi jual-beli online semakin digemari. Nah, selain menguntungkan bagi pelaku bisnis online, metode ini faktanya turut mendorong laba penyedia jasa pengiriman, seperti JNE.
Hal ini diakui sendiri oleh CEO JNE Logistics, Johari Zein.
"Pertumbuhan jasa logistik ini cukup terbantu dengan semakin bertumbuhnya e-commerce atau bisnis online yang akhir-akhir ini sangat menjamur di kalangan masyarakat," ungkapnya pada Antara (13/5/15).
Imbasnya, transaksi JNE se-Nusantara tahun 2014 pun menginjak angka yang cukup tinggi, yakni Rp2,7 triliun. Tak ayal, tahun ini JNE memberanikan diri untuk meningkatkan target pertumbuhan dari tahun lalu, dari 40 persen ke 50 persen.
-
Kerja sama Elevenia-JNE bagai dua sisi mata uang yang tak terpisahkan CEO Elevenia mengungkapkan bahwa terhitung dari bulan Januari hingga Oktober 2015, JNE telah mengirimkan 60 persen barang dari Elevenia.
-
Peluh kurir pengantar paket di masa pandemi, tak sekadar antar barang Seorang kurir harus memastikan barang yang diantar sampai ke tangan konsumen dengan aman
-
Menelusuri tiga tantangan utama pengembangan e-commerce di Indonesia Setidaknya, poin tersorot berikut perlu diketahui agar penghambat berkembangnya e-commerce nasional bisa diselesaikan.
Demi mempertahankan tren positif e-commerce di Tanah Air, Pemerintah, melalui Kemkominfo, turut memberikan dukungan. Salah satunya ialah mencanangkan road map, yang kemungkinan akan selesai pada bulan Agustus nanti.
BACA JUGA :
(brl/red)