Analis: Windows 10 diharapkan mampu mendongkrak penjualan notebook
Ilustrasi Windows 10 © 2015 AFP Photo / Jung Yeon-Je
Techno.id - TrendForce, lembaga riset pasar global asal Taiwan, telah memantau tren penjualan notebook dalam tiga bulan terakhir. Menurut mereka, pertumbuhan penjualan notebook pada kuartal kedua 2015 ini cenderung stagnan dibandingkan kuartal sebelumnya. Namun, mereka memprediksi bahwa kehadiran Windows 10 bisa mengubah keadaan ini.
-
Kini, 1 dari 10 PC sudah gunakan Windows 10 Menurut data terbaru dari Net Applications, laju pertumbuhan Windows 10 hampir sekitar 1 persen dalam sebulan.
-
Windows 10 dikatakan gagal tingkatkan penjualan PC Sebut Windows 10 gagal tingkatkan penjualan PC, ini alasan lembaga analis International Data Corporation (IDC)
-
Acer umumkan laptop baru berbasis Windows 10, Aspire R 14 Acer umumkan produk baru Aspire R 14, laptop convertible ini tawarkan keunggulan dari sisi desain maupun performa
"Babak kedua 2015 akan menjadi periode penting karena para produsen akan mencoba untuk kembali berjaya. Mereka mengharapkan notebook baru dengan Windows 10 akan membantu mereka mendapatkan pangsa pasar di periode itu," ungkap Anita Wang, analis TrendForce, seperti dikutip dari rilis pers TrendForce (28/07/15).
Dalam praktiknya, salah satu vendor yang berharap banyak pada OS terbaru Microsoft itu ialah Acer. Juli lalu, mereka dikabarkan tengah menyiapkan dua notebook baru yang telah dibekali Windows 10. Bahkan, Acer juga berani menjual dengan harga super murah, yakni sekitar Rp2,2 jutaan saja.
Sementara itu, di Q2 2015 ini, ada 38,86 juta unit notebook yang sudah terjual secara global. Angka itu meningkat 1,1 persen daripada kuartal sebelumnya.
BACA JUGA :
(brl/red)