AS sudah terapkan kartu kredit berbasis chip
Ilustrasi kartu kredit © 2015 Shutterstock
Techno.id - Bicara soal keamanan kartu kredit, mungkin saat ini masih cenderung memiliki sistem yang rentan untuk diretas. Faktanya, selama ini masih banyak beredar kasus pencurian nomor kartu kredit, hingga kartu kredit yang dapat direplikasi.
-
Chip baru pada kartu kredit bakal ubah metode transaksi di masa depan? Chip ini ditanamkan pada kartu kredit dan ATM demi keamanan para penggunanya.
-
Nasabah bank diimbau miliki kartu chip ATM, ketahui 6 faktanya Ada aturan jika tidak segera ganti dari kartu ATM magnetic stripe (non chip) ke kartu chip, kartu lama akan diblokir. Nasabah harus gimana?
-
Sekarang lebih aman mengambil uang di ATM melalui aplikasi smartphone Keamanan Anda semakin terjamin berkat sebuah aplikasi pintar untuk mengambil di ATM. Bahkan, Anda tidak perlu menggunakan kartu ATM lagi.
Kendati demikian, berbagai macam kasus pembobolan kartu kredit seperti itu boleh jadi akan mulai berkurang atau bahkan menghilang di negara Amerika Serikat. Pasalnya, negara adidaya itu kini telah menerapkan kartu kredit berbasis chip.
Sebagaimana dikutip dari Ubergizmo (30/09), di tahun 2014, perusahaan kartu kredit di AS sebelumnya telah berjanji jika mereka akan beralih ke sistem kartu kredit yang berbasis chip. Alasannya, untuk mengurangi resiko pencurian.
Kartu kredit berbasis chip ini sendiri pada dasarnya menggunakan metode perlindungan yang berbasis kode enkripsi. Cara kerjanya, kode enkripsi ini nantinya akan terus berubah setiap satu transaksi telah selesai dilakukan.
Diterapkannya kartu kredit berbasis chip ini juga telah mengubah proses jaminan dari metode sebelumnya. Jika sebelumnya adalah tanggung jawab dari bank penerbit kartu, kini tanggung jawab berada di pihak penerima sepenuhnya.
BACA JUGA :
(brl/red)