Astronot ini percaya jika alien itu nyata
Ilustrasi alien © 2015 Stocksnapper/ Shutterstock.com
Techno.id - Selama ini kehidupan di luar bumi memang menjadi perdebatan yang tidak ada habisnya. Tidak ada bukti yang kuat untuk membuktikan jika alien itu ada, namun di satu sisi banyak yang meyakini jika kehidupan alien itu memang nyata.
-
NASA akan menemukan alien dalam waktu 10 atau 20 tahun ke depan Banyak temuan baru yang membuat NASA memprediksi akan menemukan kehidupan di luar bumi dalam waktu 10 atau 20 tahun ke depan.
-
Ilmuwan NASA yakin temukan kehidupan Alien dalam 20 tahun ke depan Mahluk di luar bumi semakin nyata kehadirannya setelah ilmuwan NASA menemukan data-data yang mengarah ke sana.
-
5 Penemuan keren tentang kehidupan ini bikin kamu berdecak kagum Banyak rahasia tak terduga dari planet tercinta kita ini.
Kendati begitu, astronot Mike Massimino meyakini jika kehidupan di luar sana itu benar-benar ada. Massimino sekarang menjadi profesor teknik mesin di Universitas Colombia, hal ini disampaikannya saat membuka acara 'The Astronaut Tale'.
"Saya pikir harus ada kehidupan di luar sana," ungkapnya dikutip dari Tech Insider (31/01/16).
Ia juga menambahkan jika saat menemukan sebuah planet baru, kemungkinan menemukan kehidupan asing sangatlah tinggi. Namun, perlu dicatat kemungkinan alien tidak menyeramkan seperti yang diceritakan di film, mereka bisa jadi adalah mikroba kecil atau bahkan kehidupan fosil yang ada di Mars.
Di sisi lain, Astronot lainnya, Chris Hadfield mengatakan jika memang saat ini para astronot belum menemukan bukti kehidupan alien, namun ada begitu banyak planet untuk dijelajahi. Semesta begitu besar seakan-seakan tidak terbatas untuk menemukan kehidupan asing di luar sana.
BACA JUGA :
- Parasut yang bisa bawa balik astronot ke bumi kini tengah diuji coba
- Mungkinkah manusia tinggal di Planet Nine?
- Peneliti: Alien tak kunjung ditemukan karena mereka sudah mati
- Ilmuwan klaim temukan planet kesembilan di sistem tata surya
- NASA ungkap 2015 adalah tahun terpanas sepanjang sejarah, mengapa?
(brl/red)