Benarkah Apple akan investasi tambang timah di Indonesia?
Ilustrasi Apple © 2015 360b/shutterstock.com
Techno.id - Sepertinya, produksi iPhone akan lebih ditingkatkan oleh Apple. Hal ini diketahui dari keinginan Apple yang kabarnya akan membenamkan investasinya di sektor pertambangan timah di Indonesia. Bahkan, Presiden RI Jokowi direncanakan bakal segera menemui sejumlah bos besar Apple, salah satunya CEO Apple, Tim Cook yang kemungkinan akan membicarakan hal ini.
-
Apple Inc perlu difasilitasi tapi tidak untuk diistimewakan Tidak perlu berlebihan untuk menanggapi hal ini, yang terpenting adalah cocok dengan perhitungan bisnisnya dan menguntungkan Indonesia.
-
Apple berminat bangun fasilitas riset di Indonesia "Mereka maunya pakai model seperti yang di Brasil, bikin pusat pengembangan dan riset."
-
Geram Apple minta Tax Holiday 50 tahun, anggota DPR serukan pemerintah blokir produk Apple Pada rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN Erick Thohir, anggota DPR menegaskan permintaan tersebut sangat keterlaluan.
Kunjungan Presiden RI pada tanggal 25 Oktober 2015 ke perusahaan teknologi dunia ini kemungkinan akan membahas perihal investasi tambang timah Apple di Bangka Belitung. Timah ini nantinya akan digunakan oleh Apple sebagai bahan baku salah satu produknya, yaitu iPhone.
Namun, kabar yang beredar ini belum sepenuhnya benar. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, salah satu Kementerian yang menjalin hubungan intens dengan Apple belum mendapat kabar soal investasi tersebut. Dia pun langsung menepis kabar yang mengatakan Apple akan berinvestasi tambang timah di Indonesia.
"Tak ada pembicaraan soal timah. Apple cuma menyampaikan pandangan mereka untuk membangun pusat research and development seperti yang telah mereka lakukan di negara Brazil," kata Rudiantara di Jakarta, seperti yang dilansir oleh Merdeka (20/10/15).
Di lain kesempatan, Rudiantara sempat mengatakan bahwa Apple itu sebenarnya ingin berinvestasi di Indonesia, namun belum jelas model investasinya seperti apa. Yang pasti, investasi tersebut ditujukan untuk pusat pengembangan riset.
"Mereka itu mengusulkan seperti itu dengan model seperti yang ada di Brazil. Mereka mau adopsi ke Indonesia. Detailnya, lihat saja nanti," katanya belum lama ini.
BACA JUGA :
(brl/red)