Diisukan diretas, pihak ID-SIRTII lakukan klarifikasi
Ilustrasi Hacker © 2015 techno.id
Techno.id - Pasca diisukan diretas sejak pukul 2 pagi, pihak Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) akhirnya melakukan klarifikasi. Seperti dilaporkan oleh Merdeka (25/5/15), institusi yang dibentuk oleh Menteri Komunikasi dan Informatika pada tahun 2007 melalui Peraturan Menteri Nomor 26/PER/M.KOMINFO/5/2007, melakukan klarifikasi melalui Chariman-nya, Rudi Lumanto,
-
PANDI dan ICANN kelola server L-Root untuk ketahanan DNS PANDI dan ICANN bekerjasama untuk menambah server L-Root di Indonesia.
-
Ini penyebab situs pemerintah sering dibobol hacker Jika situs pemerintah bisa dibobol para hacker, data apa saja yang bakal diincar?
-
Strategi PANDI wujudkan wacana satu juta domain id Wacana satu juta domain id oleh pemerintah RI melalui Kemkominfo mendapat apresiasi oleh lembaga PANDI. Berikut strategi PANDI mewujudkannya:
Menurut Rudi, yang terjadi pagi tadi adalah semacam pembajakan domain ID-SIRTII (DNS Hijacking), yang mestinya domain www.idsirtii.or.id ini mengarah ke IP adress tertentu malah mengarah ke IP adress yang lain.
"Perubahan ini dilakukan di servernya pengelola domain .id dan diluar kendali ID-SIRTII," tegasnya.
Rudi menambahkan, jika mengakses langsung ke IP address ID-SIRTII maka akses akan berjalan normal, artinya tidak terjadi incident langsung pada server milik ID-SIRTII.
"Kita sudah koordinasi dengan pengelola domain ID-SIRTII, dan perubahan data domainnya sudah diperbaiki dan saat ini sudah tampil normal kembali seperti semula. Kita juga akan melacak siapa yang melakukan incident ini," jelasnya.
Menurut Rudi, rumor yang berkembang adalah salah kaprah. Tidak ada yang mendeface web site-nya ID-SIRTII, web server ID-SIRTII normal saja seperti biasanya.
"Sebagaimana diketahui, identitas server di dunia internet ada dua, yang pertama adalah IP address dan yang kedua domain name. IP address kita kelola sendiri, sedangkan domain name dikelola oleh domain registar-nya. Di Indonesia untuk domain .id dikelola oleh pengelola domain Indonesia (PANDI) atau registar yang ditunjuk PANDI," tutup Rudi.
BACA JUGA :
- Pemerintah perlu buat aturan untuk kembangkan aplikasi lokal
- Menkominfo ungkapkan pentingnya dorong pertumbuhan OTT lokal
- Pengguna Ring Back Tone di Indonesia lebih suka dangdut ketimbang pop
- Indonesia harus siap hadapi ancaman ketika Broadband mulai digelar
- Menkominfo: Ada tiga pekerjaan rumah yang harus segera dilakukan BRTI
(brl/red)