Ini bukti nyata bila Indonesia sering dijadikan 'mainan' hacker
Ilustrasi hacker © 2015 Fireofheart/Shutterstock.com
Techno.id - Menurut Anggota Deskcyber Kemenko Polhukam (Badan Cyber Nasional), Irvan Nasrun, berdasarkan data dari International Telecommunication Union (ITU) dan ABI Research, Indonesia berada di peringkat 13 dari 193 negara di dunia yang termasuk dalam daftar indeks keamanan cyber global.
-
Indonesia Belum berdaulat di dunia cyber Hal ini menunjukkan bukti jika Indonesia masih lemah terhadap ancaman dunia cyber.
-
Fasilitas internet Indonesia sasaran empuk pelaku kejahatan cyber? Fasilitas internet di Indonesia ternyata sering dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan cyber.
-
Pemerintah susun langkah untuk cyber security Cyber security untuk hadapi modus-modus kejahatan di dunia cyber yang berpotensi mengancam roda perekonomian dan keamanan negara.
"Saat ini, serangan ke dunia cyber Indonesia sekitar 50 ribu serangan per hari. Bisa dari hacker Indonesia, bisa hacker luar," ujarnya, seperti yang dikutip dari Merdeka (29/5/15).
Lebih parah lagi, karena Indonesia hanya dijadikan kambing hitam oleh para hacker. Jadi, para hacker memasang bot di server Indonesia, sehingga seolah-olah Indonesia yang melakukan penyerangan terlebih dahulu.
"Paling banyak itu, kita jadi korban saja, server di Indonesia dipasang bot untuk menyerang keluar, padahal bukan kita yang melakukan. Jadi, server kita disusupi hacker, terus dipasang bot, nah bot ini yang menyerang ke mana-mana," terangnya.
Bot itu sendiri merupakan salah satu jenis virus komputer untuk mengendalikan komputer yang diinfeksinya melalui jaringan internet.
Melihat permasalahan semacam ini, Indonesia harus lebih semangat dalam melindungi dunia Cyber Indonesia.
"Presiden sendiri sudah setuju pembentukan Badan Cyber ini, saat ini sedang diproses pembentukannya, harapannya tahun ini Badan Cyber Nasional sudah terbentuk," tutupnya.
BACA JUGA :
(brl/red)