Lapan kembangkan alat pendeteksi dini cuaca bernama "Sadewa"
Lembaga Antariksa Penerbangan Nasional © 2015 wikimedia.org
Techno.id - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) kembali memastikan jika pihaknya akan terus mengembangkan sistem peringatan dini untuk memprediksi terjadinya cuaca ekstrem yang dikenal dengan nama "Sadewa" (Satellite Disaster Early Warning System).
-
Satelit pemantauan pertanian buatan anak bangsa siap diluncurkan Satelit mikro dengan nama LAPAN-A3 ini dikembangkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
-
Indonesia juga berpartisipasi dalam meneliti matahari Banyak yang belum tahu penelitian yang dilakukan oleh badan antariksa milik Indonesia, LAPAN.
-
Ini persiapan pemerintah Indonesia jelang terjadinya Gerhana Matahari Beberapa lembaga dan kementerian ikut menyemarakan pengamatan fenomena yang diperkirakan akan terjadi lagi di Indonesia pada tahun 2023.
"Lapan berencana membuat sistem verifikasi dan validasi yang bersifat real time dan otomatis, sehingga bisa dipantau terus menerus akurasinya. Sadewa akan terus dikembangkan," ujar Kepala Bidang Pemodelan Atmosfer, Didi Satiadi.
Ke depannya, Sadewa diharapkan agar bisa menghasilkan informasi prediksi dari satu ke tiga hari ke depan dengan resolusi yang tetap tinggi dan dilaporkan setiap jam. Seperti di antaranya yakni prediksi hujan, angin, temperatur, dan uap air.
Selain itu, Didi juga berharap jika Sadewa nantinya dapat tersosialisasikan kepada masyarakat terutama sebagai alat pembelajaran guru kepada para siswa. "Agar siswa lebih tertarik dengan fenomena cuaca seperti siklon tropis, ITCZ, monsun, dan sebagainya," tambah Didi.
BACA JUGA :
(brl/red)