Mampukah Jepang mendaratkan objek tanpa awak di Bulan?
Ilustrasi Bulan © 2015 wikimedia.org
Techno.id - Komite Luar Angkasa Jepang dilaporkan baru saja memperbarui program eksplorasinya di luar angkasa. Menurut laporan tersebut, Negeri Sakura itu berniat menjadi negara keempat di dunia yang berhasil mendaratkan objek tanpa awak di Bulan.
-
Manusia akan 'kembali' ke bulan pada tahun 2029 nanti Ini bocoran rencana proyek Rusia dan Badan Luar Angkasa Eropa untuk 'mengembalikan' manusia ke permukaan bulan.
-
Nokia berencana hadirkan sinyal 4G di bulan, jadi misi penting di masa depan Jadi pembuka jalan kehadiran manusia di bulan
-
Wisata ke bulan segera jadi nyata, dua orang diterbangkan pada 2018 Akan melakukan perjalanan ke bulan yang lebih cepat dan lebih jauh menjelajah tata surya dibandingkan perjalanan yang pernah ada.
Sebagaimana dikutip dari Ubergizmo (13/11), Jepang menargetkan diri jika program tersebut sudah bisa dimulai pada tahun 2019 mendatang. Sedangkan untuk proses pengembangan objeknya sendiri akan dimulai di tahun depan (2016).
Jika kelak berhasil, Jepang akan menjadi negara berikutnya setelah Amerika Serikat, Rusia, dan Tiongkok yang berhasil mendaratkan objek tanpa awak di Bulan. Lalu, seperti apa teknologi yang akan diterapkan Jepang untuk objek tanpa awak miliknya?
Menurut kabar yang beredar, Jepang berencana menciptakan teknologi 'sistem pengenalan wajah' Bulan paling akurat yang pernah dibuat. Diklaim, teknologi ini mampu memindai permukaan Bulan hingga berjarak 100 meter sebelum menyentuh tanah.
Sayangnya, belum ada banyak fakta yang dapat terungkap selain teknologi sistem pengenalan wajah itu sendiri. Namun terlepas dari itu semua, apakah Anda setuju jika Negeri Matahari Terbit itu nantinya dapat mengisi urutan di negara keempat?
BACA JUGA :
(brl/red)