Menkominfo ingatkan operator pelanggar aturan modern licensing
Ilustrasi Kemkominfo © 2015 techno.id
Techno.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara menyatakan akan menindak tegas operator telekomunikasi yang berani 'bermain' dengan aturan modern licensing. Hanya saja, ia tidak menjelaskan secara rinci sanksi yang bakal diberikan.
-
Menkominfo ancam ganti direksi operator 'nakal' Pemerintah meminta tidak ada pemberlakuan perang tarif yang dilakukan para pemain industri 4G yang baru berkembang tersebut.
-
Menkominfo dukung Open BTS asal tidak komersil Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan dukungan kepada pengembangan teknologi Open BTS.
-
Pemerintah siapkan tiga langkah atur tarif layanan telekomunikasi Langkah-langkah tersebut dibagi dalam tiga bagian, yakni jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
"Jika sudah berjanji tetapi tidak dipenuhi, pastinya akan ada sanksi. Ini karena semua sudah tertulis," ujar pria yang akrab disapa Chief RA itu sebagaimana dikutip dari Merdeka, Kamis (10/12).
Menurut UU Telekomunikasi No 36 Tahun 1999, modern licensing sendiri merupakan sebuah aturan yang mengharuskan operator telekomunikasi untuk menggelar infrastruktur jaringan dan layanan komersial, serta membayar Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi.
Sayangnya, modern licensing di lapangan masih belum sesuai dengan UU tersebut. Salah satunya seperti izin operator kepada Kemkominfo untuk membangun infrastruktur jaringan dengan lokasi yang berubah-ubah.
"Misalnya berkomitmen membangun 10 BTS di Kalimantan. Lalu di Kalimantan ternyata hanya ada delapan BTS dan dua sisanya di tempat lain. Itu masih kita izinkan," kata Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI), M. Budi Setiawan.
"Karena selalu izin, akhirnya mereka tidak membangun BTS di Kalimantan dan berubah jadi Sumatera atau Jawa saja. Ini yang dimaksud Pak Menteri. Meski dimungkinkan izin, seharusnya harus komitmen dengan yang dituliskan," tambahnya.
BACA JUGA :
(brl/red)