Stephen Hawking dan milyuner Rusia buat proyek untuk mencari alien
Hawking dan proyek barunya Breakthrough Listen © 2015 valuewalk.com
Techno.id - Stephen Hawking seorang ilmuwan baru-baru ini mengumumkan sebuah proyek pencarian alien yang diberi nama 'Breakthrough Listen'. Proyek yang menghabiskan dana Rp 1,34 triliun ini dikatakan akan mengumpulkam astronom terkenal, fisikawan, ilmuwan, dan para ahli lainnya.
-
NASA akan menemukan alien dalam waktu 10 atau 20 tahun ke depan Banyak temuan baru yang membuat NASA memprediksi akan menemukan kehidupan di luar bumi dalam waktu 10 atau 20 tahun ke depan.
-
Ilmuwan NASA yakin temukan kehidupan Alien dalam 20 tahun ke depan Mahluk di luar bumi semakin nyata kehadirannya setelah ilmuwan NASA menemukan data-data yang mengarah ke sana.
-
NASA gelontorkan dana Rp133,3 miliar untuk bangun 'pemburu' exoplanet Untuk memulai proyek bernama NN-EXPLORE Exoplanet Investigations with Doppler Spectroscopy (NEID) itu, NASA dikabarkan menggandeng NSF.
Tidak hanya itu, proyek ini juga akan memanfaatkan sumber daya dari seluruh planet Bumi seperti observatorium, universitas, dan lembaga lainnya untuk pencarian kehidupan alien di planet lain.
Proyek pencarian alien ini dikatakan akan menjadi pencarian terbesar, terpanjang, dan terorganisir yang dibiayai khusus dan diperkirakan akan memakan waktu hingga 10 tahun.
Kami percaya jika kehidupan muncul secara spontan di Bumi, sehingga dalam alam semesta yang tanpa batas ini seharusnya ada kehidupan lain. Di suatu tempat dalam kosmos kehidupan cerdas lainnya mungkin sedang menyaksikan cahaya milik kita, menyadari apa keinginan mereka, ujar Profesor Hawking dikutip dari Nerdist.com.
Proyek 'Breakthrough Listen' nantinya akan menggunakan radio teleskop dari seluruh dunia, termasuk dua teleskop radio terbesar di dunia, untuk mencari jutaan bintang di galaksi Bima Sakti dan galaksi terdekat lainnya untuk menemukan sinyal radio dari kehidupan lain di luar Bumi.
Untuk dana proyek ini, dikatakan sepenuhnya dimodali oleh milyuner asal Rusia, Yuri Milner. Sebelumnya, investor proyek milik Hawking ini juga pernah memberi modalnya kepada Facebook, Twitter, Spotify, Zynga, Groupon dan Alibaba.
BACA JUGA :
(brl/red)