Tahun 2015, Samsung kembali habiskan USD 14 miliar hanya untuk R&D!
Ilustrasi Samsung © 2016 hl.co.uk
Techno.id - Tahun 2014 silam, perusahaan auditor Strategy& dari PricewaterhouseCoopers (PwC) melaporkan bahwa Samsung telah menghabiskan sekitar USD 14 miliar hanya untuk kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D). Pengeluaran raksasa Korea Selatan ini pun langsung menduduki posisi dua teratas secara global.
-
Masih kurang, Apple tuntut Samsung Rp 2,4 triliun Setelah berhasil memenangkan tuntutan tahun 2012 lalu, Apple kembali menuntut Samsung dengan nominal yang cukup fantastis. Ada apa sebenarnya?
-
Ternyata, gaji para bos Samsung pun sudah mulai menurun Karena penjualan di tahun 2015 merosot drastis, popularitas, toko retail, karyawan, hingga gaji para bos Samsung pun kini terkena dampaknya
-
1,43 miliar smartphone terjual pada tahun 2015 Samsung, Apple, dan Huawei masih tetap mendominasi pasar smartphone tahun 2015.
Laporan pengeluaran R&D tahunan oleh Strategy&, PwC
© 2016 sammobile.com
Sebuah fakta menariknya, Samsung ternyata menggelontorkan dana yang setara untuk tahun berikutnya (2015). Bahkan justru lebih besar di saat penjualan divisi mobile mereka tengah mengalami penurunan yang boleh dikatakan cukup drastis.
Menurut laporan terbaru Strategy& sebagaimana dikutip dari SamMobile (25/01), tahun 2015 juga kembali menjadi milik Volkswagen. Ya, perusahaan otomotif asal Jerman itu berada di posisi teratas dengan dana R&D yang ditaksir mencapai USD 15,3 miliar. Sementara Samsung berada di posisi kedua dengan USD 14,1 miliar.
Peningkatan biaya R&D juga dialami oleh Apple. kendati demikian, pesaing terkuat Samsung itu ternyata masih jauh lebih efektif. Lebih spesifiknya, perusahaan berlogo apel tergigit itu berada di posisi ke-18 dengan nominal USD 6 miliar saja. Padahal, penjualan iPhone di sepanjang 2015 dilaporkan cukup fantastis.
BACA JUGA :
(brl/red)