Akankah Marissa Mayer mengalami nasib tragis seperti 4 CEO Yahoo lain?
07/12/2015 20:37 WIB
Advertisement
Jerry Yang, co-founder yang dicemooh karena menolak akuisisi Microsoft
Meski Jerry adalah salah satu pendiri Yahoo, ia tak langsung menjadi CEO saat Yahoo berdiri. Jerry malah menjadi CEO ketiga Yahoo setelah Terry Semel hengkang.
You May Know
-
5 Pelajaran penting yang bisa dipetik dari kegagalan CEO Yahoo Mempekerjakan seorang menjadi CEO bukanlah perkara mudah, banyak hal yang perlu dipertimbangkan.
-
Kian terpuruk, ini saran pemegang saham untuk selamatkan Yahoo Untuk menyelamatkan Yahoo, Eric Jackson menyarankan bahwa Marrisa Mayer perlu dilengserkan dari jabatannya sebagai CEO.
-
Yahoo segera rumahkan lebih dari 1.000 karyawannya Pendapatan dan laba mereka diketahui menurun dibanding tahun 2015.
Di tengah masa jabatan pria berdarah Taiwan-Amerika ini, yaitu tahun 2007-2009, Microsoft sempat mengajukan akuisisi pada Yahoo dengan mahar Rp621 triliun (44,6 miliar USD). Pendekatan itu dilakukan Microsoft untuk memperkuat strategi bisnis internetnya.
Sayangnya, Jerry tak berkeinginan untuk menjual Yahoo, bahkan ia tak bersedia melakukan tawar-menawar.
Pasca negosiasi buntu itu, saham Yahoo menurun dan Yang dikritik oleh para investor atas kekukuhannya itu. Yahoo, yang saat itu sedang kesusahan untuk berkompetisi dengan Google, pun berada di posisi yang kian sulit.
Advertisement
(brl/red)