Amazon akan buka toko buku fisik pertama
Ilustrasi toko buku © 2015 boston.com
Techno.id - Amazon sudah lama menjual buku secara online. Setelah 20 tahun berselang, akhirnya Amazon memutuskan untuk menjual buku dengan cara konvensional yakni membuka toko buku fisik. Toko buku yang dinamai Amazon Books ini akan dibuka di kawasan Seattle, Inggris esok hari.
-
Pengelola sebuah mall sebut toko Amazon Books akan diperbanyak Pengelola mall: Setahu saya, Amazon akan buka 300 hingga 400 unit toko Amazon Books
-
Buku fisik vs e-book, ini 7 alasan mengapa kertas tak tergantikan Buku fisik menawarkan pengalaman membaca yang lebih mendalam dan personal.
-
Cara mudah download buku gratis di Google Books, bisa untuk laptop, tablet, dan smartphone Ada berbagai platform layanan yang menyediakan buku digital.
Hal yang menarik dari toko buku ini adalah tetap mengadopsi sistem penjualan di Amazon.com. Nantinya, buku-buku yang dijual di Amazon Books akan diselipkan rating dan review pembaca yang ada di toko buku online. Rating buku ini akan disematkan pada rak-rak buku, agar semua pengunjung mengetahui mana buku yang disenangi para pembaca dan yang tidak.
Tak hanya itu, Amazon juga menyediakan Kindles, Echo, Fire TV, dan tablet Fire. Nah, perangkat-perangkat tersebut akan ditugasi untuk membantu pembaca mencari buku favorit atau melihat berbagai informasi buku dari Amazon.com, seperti yang dilansir oleh TheVerge (2/11/15).
Terkait harga, buku-buku yang dijual di toko buku Amazon Books akan disamakan dengan harga buku di toko buku online. Amazon Books dapat dikunjungi setiap hari kecuali hari libur. Jika toko buku ini mendapat respon positif dari pengunjung, Amazon akan memperluas penyebaran toko bukunya ke tempat-tempat lain.
BACA JUGA :
- Amazon dikabarkan berniat bangun toko grosir dalam bentuk fisik
- Amazon Kindle PaperWhite: Siap dukung hobi membaca ekstrem Anda
- Amazon patenkan unlock smartphone baru menggunakan daun telinga
- Amazon tawarkan layanan pengiriman satu jam sampai tujuan
- Amazon kirim barang langsung ke tangan pelanggan menggunakan drone
(brl/red)