AS berniat percepat pengembangan teknologi mobil self-driving
Ilustrasi self-driving © 2016 YouTube
Techno.id - Teknologi mobil self-driving boleh jadi akan mendampingi hidup manusia di masa depan. Entah itu tepatnya kapan, namun sejumlah prediksi meyakini jika teknologi tersebut nantinya akan mulai terlihat 'normal' di tahun 2020.
-
Pemerintah AS danai riset mobil self-driving senilai Rp 55,9 triliun Pemerintah AS sepakat mendanai pengembangan teknologi self-driving senilai Rp 55,9 triliun untuk kurun waktu 10 tahun
-
Era self driving car hampir datang, sudah siapkah pemerintah? Sebagian masyarakat dunia telah menantikan teknologi terbaru dalam dunia otomotif ini. Namun ironisnya, regulasinya belum ada...
-
Lebih aman, teknologi Google justru dianggap berbenturan dengan hukum Kendaraan self driving besutan Google belum mendapat ijin dari NHTSA karena hal-hal berikut ini...
Fakta menariknya, prediksi tersebut saat ini sudah mulai terlihat. Menurut laman Reuters (13/01), pemerintahan Obama kabarnya akan segera mengumumkan rencana mempercepat pengembangan teknologi self-driving di AS.
Melalui laporan pejabat pemerintah, langkah percepatan itu akan diumumkan di ajang Detroit Auto Show yang akan digelar pada hari Kamis waktu setempat. Hal ini pun bahkan dibenarkan oleh raksasa teknologi Google.
Menurut raksasa mesin pencari itu, pengumuman ini akan langsung dihadiri oleh Menteri Perhubungan Anthony Foxx. Selain itu, para produsen mobil yang berbasis di Detroit juga dijadwalkan hadir di acara tersebut.
Sementara sejauh ini, pemerintah AS sendiri masih belum memiliki regulasi hukum yang jelas terkait mobil self-driving. Kendati demikian, regulasi itu diyakini akan diumumkan sekaligus di ajang Detroit Auto Show.
BACA JUGA :
- Samsung renovasi arena balap untuk uji mobil tanpa awak mereka
- Asyik, perjalanan Anda dengan Uber tak akan membosankan lagi!
- Kerja sama Ford dan Google soal mobil self driving masih abu-abu
- Lightcycle, superbike bertenaga baterai Lithium
- Ini dia kursi pintar untuk keamanan si buah hati saat perjalanan jauh
(brl/red)