Baru mulai, ‘Roxy Online’ langsung disuntik Rp 4,9 miliar
Logo Laku6 © laku6.com
Techno.id - Laku.6.com baru muncul di Indonesia sebagai layanan jual-beli ponsel bekas online. Meski terbilang baru layanan ini diklaim bakalan booming dan banyak digunakan masyarakat Indonesia yang terbiasa melakukan aktivitas belanja online.
-
Jual-beli ponsel bekas? Kunjungi ‘Roxy’ online ini Internet sering dimanfaatkan ketika mencari atau menjual ponsel secara online. Cara ini dianggap lebih mudah dibanding datang ke gerai ponsel.
-
Pendiri Tokobagus.com sekarang perkuat Jualo.com Jualo.com yang belum lama ini mendapatkan pendanaan seri A dari NSI Ventures dan Alpha JWC Ventures makin bergairah dalam bisnisnya.
-
Bermimpi jadi One Billion Company, Kinerja Pay ingin seperti Lazada "Untuk menjadi perusahaan yang maju, kita juga perlu belajar dari pemain yang lebih dulu ada, kenapa tidak."
Optimisme Laku6.com merengkuh bisnis ponsel online bekas di Indonesia didasari tingginya penetrasi adopsi smartphone di Tanah Air. Pendiri Laku6.com meyakini akan semakin banyak orang di Indonesia perlu layanan jual dan beli ponsel secara online dan efisien.
Pendiri perusahaan online itu ialah Alvin Yap yang pernah membangun TheMobileGamer (TMG), perusahaan pembuat game mobile yang telah dibeli operator telekomunikasi Singapura, SingTel.
Jejak keberhasilan pria asal Singapura itu membuat Laku6.com lebih mudah mendapat perhatian dari kalangan pemilik modal. Alvin mengklaim perusahaannya telah mendapat kepercayaan dari investor yang siap membantu urusan modal operasional di dalam Laku6.com.
“Kita sudah dapat angel investor yang siap bekerjasama untuk mengembangkan bisnis Laku6.com. Investor siap memberi suntikan dana 500 ribu dolar Singapore yang akan dipakai membiayai kebutuhan dan operasional perusahaan di masa awal,” kata Alvin Yap, Founder dan CEO Laku6.com.
Alvin mengaku perusahaannya akan menggunakan modal tambahan dari angel investor itu untuk pengembangan perusahaan. Alvin dan timnya tengah berusaha mendongkrak popularitas dan kinerja yang diberikan layanan bisnis Laku6.com agar lebih optimal dengan modal tersebut.
“Ke depan pasti kita akan cari investor lain yang tertarik bergabung dan berkembang bersama Laku6.com. Tapi sementara ini kami masih ingin fokus melakukan pengembangan dengan sumber daya yang sudah ada terlebih dahulu,” tandas Alvin kepada tim Techno.id di Jakarta (02/09/15).
BACA JUGA :
- Jual-beli ponsel bekas? Kunjungi u2018Roxyu2019 online ini
- Dari kerja sama ini, diklaim akan bisa bangun ekosistem e-commerce
- IndonesiaX ciptakan platform pembelajaran online untuk umum
- Kompetitor nihil, penerbit buku di Play Store ini bidik 5 juta unduh
- Utees.me harap bisa tiru kesuksesan Coca-Cola
(brl/red)