Bermanuver, Sony terbang ke industri drone
Ilustrasi drone milik Sony © 2015 theverge.com
Techno.id - Sony telah mengembangkan sayapnya ke berbagai model produk berbasis teknologi seperti konsol game, notebook dan smartphone. Namun, sepertinya perusahaan itu masih belum cukup puas dengan aneka produk teknologi yang dimilikinya.
-
Buat drone juga, Sony lakukan uji coba pertamanya Dalam proses uji coba, drone tersebut mampu terbang dengan kecepatan maksimum 106km/jam selama lebih dari dua jam.
-
Demi kejar ketertinggalan, Sony harus lakukan 5 hal ini di tahun 2016 Setidaknya ada beberapa pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan Sony, mulai dari urusan gadget hingga drone dan virtual reality.
-
Divisi sensor kamera Sony kini jadi perusahaan independen? Image Sensor pada kamera Sony memang banyak digunakan oleh gadget merk lain. Lalu, mengapa Sony justru 'melepas' divisi ini dari perusahaannya?
Perusahaan asal Jepang itu dikabarkan akan mengekspansi pasar pesawat tanpa awak alias drone. Tampak aneh karena pesawat tanpa awak bukanlah sebuah bisnis yang sangat asing dan tidak berkaitan dengan seluruh produk milik Sony yang telah ada.
Sadar akan hal itu, Sony menggandeng startup teknologi autopilot spesialis pembuat drone bernama Aerosense. Bisnis ini kemudian disebut-sebut sebagai langkah konkrit Sony dalam menjalankan misi perusahaannya menjadi lokomotif sensor dunia.
Drone buatan Aerosense kabarnya akan memakai sensor gambar Sony, sama dengan yang digunakan pada produk Apple dan Samsung. Perkawinan antara teknologi yang dimiliki Sony dan Aerosense diharapkan membuat perusahaan ini bisa mengadaptasi teknologinya di segala produk.
Kami sedang mencari peluang baru di luar portofolio konsumen inti kami. Kunci untuk mendorong pertumbuhan di bisnis ini akan membuat inovasi Sony dapat beradaptasi dengan berbagai teknologi yang baru, kata Hiroki Totoki, Head of Smartphone Unit Sony yang menyediakan sumber daya untuk drone yang dikutip dari laman Gizmodo (22/07/15).
Kegagalan Sony mengembangkan produk notebook lewat Vaio yang akhirnya dilego tak membuat perusahaan ini kapok terjun dalam industri baru yang keluar dari kelihaian bisnisnya. Masuknya Sony ke industri pesawat tanpa awak tampaknya bakalan membuat persaingan di dalamnya akan semakin ramai. Seberapa kuat Sony bersaing? Bagaimana pendapat Anda?
BACA JUGA :
- Di Nigeria, 500 drone digunakan untuk awasi instalasi minyak
- Xiaomi bikin drone, siap dipasarkan satu atau dua bulan lagi?
- Amazon kirim barang langsung ke tangan pelanggan menggunakan drone
- Amerika Serikat kembangkan banyak drone merpati pos untuk perang
- Ngamuk, simpanse penghuni kebun binatang merusak sebuah drone
(brl/red)