Chip baru pada kartu kredit bakal ubah metode transaksi di masa depan?
Ilustrasi chip pada kartu kredit © blog.unibulmerchantservices.com
Techno.id - Banyak orang yang memilih untuk berbelanja menggunakan kartu kredit maupun debit. Alasan yang biasa dikemukakan adalah karena faktor praktis dan aman, tak perlu membawa banyak uang ketika ingin pergi berbelanja.
-
FBI ungkap kelemahan kartu kredit berbasis chip Belum genap satu bulan diterapkan, kartu kredit berbasis chip EMV di Amerika Serikat mendapat teguran dari FBI
-
7 Hal ini bukti kamu bisa mendapatkan maumu tanpa perlu pegang uang Praktis deh kapan pun dan di mana pun.
-
MasterCard tawarkan pembayaran mobile untuk semua jenis gadget MasterCard akan mendukung pembayaran berbagai jenis gadget, terutama wearable gadget.
Namun tampaknya budaya menggesek kartu tersebut akan sedikit berubah di masa yang akan datang. Seperti yang diberitakan oleh USA Today pada hari Minggu (30/08/15), kebiasaan tersebut akan mengalami pergeseran.
Sebuah chip ditanamkan pada kartu kredit dan ATM untuk menyimpan data saldo Anda. Chip inilah yang akan digunakan sebagai ganti sensor berwarna hitam di bagian belakang kartu.
Alasannya adalah, chip tersebut lebih aman untuk digunakan dan tak mudah untuk dipalsukan seperti banyak kasus yang belakangan ini semakin marak saja. Sebenarnya, penggunaan chip ini bukanlah hal baru.
Kanada dan negara-negara di Eropa sudah banyak menggunakan chip sebagai pengganti swipe yang biasa kita temui saat bertransaksi. Pada bulan Oktober 2015 nanti, Amerika bakal serentak mengganti metode swipe dengan chip ini.
Perubahan tersebut tentu saja akan diikuti dengan berubahnya banyak toko dan mesin ATM. Kira-kira, kapan metode baru dalam bertransaksi ini bakal diterapkan di Indonesia ya?
BACA JUGA :
- Di masa yang akan datang, pesawat VTOL adalah hal biasa
- 5 Alasan mengapa bisnis atau startup pemula harus punya cloud storage
- Butuh tukang kunci? Cari di Google Search saja
- Teknologi hybrid cloud bisa menguntungkan bagi perusahaan
- CEO BlackBerry: Luncurkan ponsel cross-platform adalah solusi terbaik
(brl/red)