Game Nintendo tak layak dijadikan film karena story-nya lemah?
Nintendo © 2015 AFP Photo / Kazuhiro Nogi
Techno.id - Keinginan Nintendo untuk kembali memasuki industri perfilman ternyata tak ditanggapi positif oleh semua pihak. Forbes (26/08/15), misalnya, menilai jika adaptasi game buatan Nintendo ke layar lebar bukanlah ide yang sepenuhnya brilian.
-
Mario Maker siap debut pada September nanti Mario Maker, siap dirilis pada September 2015 ini bersamaan dengan peringatan 30 tahun Super Mario Bros.
-
Tahun 2020, pencinta Super Mario garis keras harusnya datang ke Jepang Empat tahun lagi, akan ada wahana persembahan Nintendo di Universal Studios Jepang.
-
Nintendo: Aplikasi game smartphone kami berbeda Nintendo: Aplikasi game smartphone kami berbeda karena kami sudah melihat 'keterbatasan' desain software pada platform mobile
Tulisan yang dibuat oleh Paul Tassi tersebut menggarisbawahi kelemahan game Nintendo, yakni pada story-nya. Ia memberikan contoh bahwa jalan cerita di game populer Nintendo terlalu monoton. Ingat petualangan Mario dan Luigi yang bertujuan untuk menyelamatkan Princess Peach? Plot kisah klasik itu pun faktanya diadaptasi oleh game lain seperti Donkey Kong dan Kirby.
Nintendo sebenarnya telah mengangkat game terpopulernya, Super Mario Bros, menjadi sebuah film. Akan tetapi, film yang dirilis tahun 1993 itu kurang meledak dan mengena di banyak fans game tersebut.
Sebelumnya Nintendo mengisyaratkan bahwa pihaknya siap berdiskusi dengan pihak-pihak yang ingin menggandeng Nintendo di industri perfilman. Dalam kasus ini, bisa jadi game buatan Nintendo atau karakter di dalamnya diangkat ke layar lebar. Hal ini diungkap oleh Shigeru Miyamoto dari Divisi Software Planning & Development (SPD) Nintendo dalam sesi wawancara dengan Fortune.com (21/08/15).
BACA JUGA :
(brl/red)