Game ternyata juga dapat tingkatkan kinerja otak manula
Ilustrasi orang tua bermain game © 2015 YouTube
Techno.id - Ketika game dikaitkan dengan anak-anak hingga remaja, maka pada umumnya akan dianggap sebagai alat pengganggu konsentrasi belajar. Namun, bagaimana jika yang dikaitkan adalah orang tua, khususnya manula?
-
Game 3D bantu meremajakan ingatan seseorang Bermain game 3D terbukti baik untuk memori otak.
-
Main video game berlebihan bisa meningkatkan risiko alzheimer Terlalu banyak waktu bermain video game dapat meningkatkan risiko terkena gangguan neurologis.
-
Beberapa alasan jika bermain games itu baik untuk otak Bermain games membuat seseorang menjadi bodoh ternyata hanya mitos.
Sebuah tim peneliti dari University of California, Amerika Serikat mengungkapkan bahwa game yang dirancang untuk merangsang daya pikir otak manusia ternyata dapat membawa dampak yang positif. Bahkan, bagi para manula sekali pun.
Sebagaimana dikutip dari The Wall Street Journal (30/09), adapun game yang dimaksud di sini adalah NeuroRacer. Berdasarkan hasil penelitiannya, game ini dapat meningkatkan kinerja otak para manula lebih kuat daripada biasanya.
Sebagai contoh, para peserta penelitian dengan rentan usia 65-85 tahun menjadi lebih mudah dalam mengingat nomor telepon. Padahal, rentan usia tersebut lebih mudah melupakan hal yang lebih sepele ketimbang sekadar nomor telepon.
Saat proses penelitian berlangsung, para peserta diharuskan untuk bermain game secara rutin selama enam bulan. Terbukti, siklus mengingat para peserta berangsur membaik seiring berjalannya waktu.
(brl/red)