Gawat, Intel terancam kehilangan pelanggannya!
Ilustrasi Intel © 2015 Dragan Jovanovic/ Shutterstock.com
Techno.id - Baru-baru ini beredar kabar yang menyebutkan jika Google berencana akan menggunakan Qualcomm untuk memasok chip server untuk beragam produknya. Hal ini tentunya akan membuat Intel yang hampir beberapa tahun ke belakang menjadi partner Google terancam kehilangan pelanggan setianya.
-
Sepi peminat, Intel akhirnya hengkang dari industri chip mobile Intel menghentikan penjualan chip mobile Sofia dan Braxton.
-
Lebih dari 4 tahun, Qualcomm hasilkan Rp 118 triliun dari Samsung Qualcomm mampu menghasilkan Rp 118 triliun dari bisnis prosesornya dengan Samsung.
-
Bisnis sedang tak lesu, lantas mengapa Intel pecat 12 ribu karyawan? Intel dilaporkan akan fokus menggarap bisnis Internet of Things.
Sebagaimana dilansir oleh AndroidAuthority (6/2/16), meski Intel memasok chip di di hampir semua pasar server tapi kehilangan Google merupakan salah satu pukulan yang berat bagi perusahaan asal Amerika tersebut. Betapa tidak, selama ini Intel kerap memasok hampir sepertiga dari satu juta chip komputer tiap triwulannya kepada Google.
Jika rumor itu benar, maka kemungkinan besar mulai minggu depan posisi Intel akan mulai digantikan oleh Qualcomm.
Sekadar informasi, rumor rencana digandengnya Qualcomm untuk menggarap chip server Google ini tak lepas dari sepak terjang perusahaan asal San Diego Amerika itu dalam merancang teknologi pada chip untuk perangkat mobile. Berkat kecanggihan teknologi yang ditawarkan oleh Qualcomm selama ini, raksasa Cupertino kabarnya jadi tertarik untuk juga menerapkan teknologi yang dimiliki Qualcomm pada chip server.
BACA JUGA :
(brl/red)