Google: Selamat ulang tahun Beatrice Tinsley!
Doodle spesial 75th Beatrice Tinsley © 2016 Google Doodle
Techno.id - Hari ini (27/1/16), Google menghiasi laman utama mesin pencariannya dengan sebuah doodle wanita yang nampak memandangi angkasa dengan teropong khas seorang astronom. Anda mungkin bertanya-tanya siapakah sosok wanita ini dan apa keistimewaannya sehingga hari ini ia dipilih menjadi doodle di laman utama Google Search?
-
Siapa wanita dengan lambang molekul kimia di Google Doodle? Google Doodle Sabtu (23/9) menampilkan sosok wanita berkacamata yang tampak sedang memejamkan mata.
-
Astronot perempuan tertua ini pecahkan rekor baru di angkasa, keren Berhasil berjalan di luar angkasa selama 6,5 jam.
-
Teleskop Hubble berhasil tangkap citra galaksi terjauh dari bimasakti Disebutkan jika teleskop legendaris itu mampu menangkap citra galaksi yang jaraknya sekitar 13,4 miliar tahun cahaya dari bimasakti.
Nah, untuk menjawab rasa penasaran Anda maka berikut Techno.id berikan beberapa informasi mengenai sosok wanita terpilih itu. Dari penelusuran kami, diketahui bahwa sosok wanita pada doodle Google hari ini adalah Beatrice Tinsley, seorang astronom wanita asal Inggris yang mempunyai segudang prestasi dan banyak menyumbang pengetahuan untuk bidang astronomi.
Tinsley diketahui adalah salah seorang astronom yang konsen meneliti soal galaksi. Nah, berkat kepiawaian dan keuletannya meneliti soal galaksi itulah wanita yang terlahir di Chester Inggris ini pun akhirnya menemukan fakta yang menyebut jika ada galaksi di luar angkasa sana yang berevolusi bersama waktu.
Menariknya, hasil temuan yang awalnya sempat dipandang sebelah mata itu kini banyak digunakan sebagai jujukan ilmu perbintangan di seluruh dunia. Bahkan berkat penelitiannya yang luar biasa itu, Tinsley akhirnya berhasil memperoleh penghargaan Annie J.Cannon Award dari American Astronomical Society pada tahun 1974.
Wanita yang juga berporfesi sebagai peneliti untuk disiplin ilmu kosmologi ini pun juga sempat diketahui mengajar di Yale University pada tahun 1978. Tak hanya itu, pasca penelitiannya yang mengemparkan dunia itu wanita yang lahir pada 27 Januari 1941 ini pun ditunjuk sebagai ketua Konferensi Kosmologi.
BACA JUGA :
(brl/red)