Google Translate sekarang dapat menerjemahkan 110 bahasa baru, ada bahasa daerah dari Indonesia
foto: google
Techno.id - Google Translate membuat lompatan terbesar ke depan dengan menambahkan dukungan untuk 110 bahasa baru. Bahasa-bahasa ini didukung model bahasa besar PaLM 2 Google yang melakukan semua pekerjaan latar belakang, mempelajari bahasa yang terkait erat dan menerjemahkan teks dari satu bahasa ke bahasa lain.
-
Google buka peluang bahasa daerah hadir di aplikasi Google Translate Perusahaan asal Amerika Serikat itu menyatakan tidak menutup kemungkinan untuk menambahkan bahasa daerah ikut ditambahkan dalam aplikasi tersebut
-
Tak terasa, Google Translate sudah berusia 10 tahun Bahasa Indonesia adalah satu dari sedikit bahasa yang sangat populer di Google Translate.
-
Cara untuk translate bahasa asing pakai kamera di Google Terjemahan Mudah digunakan menggunakan smartphone kesayanganmu
Bahasa-bahasa baru termasuk yang dituturkan komunitas kecil penduduk asli serta nama-nama popular seperti Kanton. Ada bahasa yang dihidupkan kembali secara aktif seperti Manx yang hampir punah ketika penutur asli terakhirnya meninggal pada tahun 1974.
Google menjelaskan dalam sebuah posting blog bahwa butuh begitu banyak waktu untuk mendapatkan bahasa Kanton onboard karena kesamaannya dengan bahasa Mandarin, sehingga sulit untuk menemukan data dan melatih model.
Penambahan terbaru adalah bagian dari inisiatif 1.000 Bahasa, di mana Google ingin membangun model AI yang mendukung 1.000 bahasa yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Google sebelumnya menggunakan teknologi yang disebut Zero-Shot Machine Translation untuk mendukung 24 bahasa baru pada tahun 2022.
Nah 110 bahasa baru ini mewakili lebih dari 614 juta penutur di seluruh dunia dan menawarkan terjemahan untuk sekitar 8% populasi dunia. Nah yang menarik, dari 110 bahasa baru tersebut terdapat beberapa bahasa daerah dari Indonesia di antaranya Aceh, Bali, Banjar, Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Toba, Betawi, Iban (sub suku Dayak), Madura, Makassar, dan Minang.
Raksasa pencarian ini menjelaskan bahwa bahasa dapat memiliki banyak keragaman dalam bentuk varietas daerah, dialek, dan standar ejaan yang berbeda. Memilih variasi bahasa adalah tugas tersendiri, dan Google memilih salah satu yang paling umum digunakan.
Misalnya, Romani adalah bahasa yang memiliki banyak dialek di seluruh Eropa. Model ini menghasilkan teks yang paling dekat dengan Southern Vlax Romani, varietas yang umum digunakan secara online. Tapi itu juga bercampur dalam unsur-unsur dari yang lain, seperti Vlax Utara dan Balkan Romani. Bahasa baru ini akan mulai muncul selama beberapa hari ke depan di situs web Google Translate dan aplikasinya untuk Android dan iOS.
BACA JUGA :
- Cara mudah menggunakan Google Translate secara offline di HP Android dan iPhone
- 5 Aplikasi Android non-Google yang wajib ada di ponsel kamu, ini fungsinya
- QuillBot bisa perbaiki grammar bahasa Inggris secara singkat, ini cara mudah menggunakannya
- Cara translate dokumen bahasa Inggris ke Indonesia di Google Docs, sekali klik tugas selesai
- Cara translate teks bahasa Inggris ke Indonesia di laptop maupun komputer, cukup gunakan aplikasi ini
(brl/red)