Hadir di Bali, Gamatechno ingin wujudkan smart city di pulau dewata
Ilustrasi smart city © 2015 techno.id
Techno.id - Gamatechno, salah satu perusahaan pengembang teknologi untuk smart city dilaporkan telah membuka kantor perwakilan di Bali. Muhammad Aditya Arif Nugraha, Direktur Utama PT Gamatechno Indonesia mengungkapkan bahwa langkah ini diambil pihaknya semata-mata untuk mengembangkan kawasan di timur Indonesia, yang salah satunya adalah Bali.
-
Pemerintah dan Microsoft ajak developer lokal wujudkan smart city CityNext Summit 2015 mempertemukan pemerintah dan developer untuk membangun smart city di Indonesia.
-
Surabaya diakui kota berpotensi besar pakai Smart City "Jakarta, Bandung, dan Surabaya kebetulan punya pemimpin daerah yang sangat terbuka dan mendukung konsep kota pintar yang efektif."
-
3 Solusi Telkomsel akselerasikan pengembangan smart city di Gorontalo Dari urusan kendaraan operasional sampai laporan masyarakat
"Alasan kami memilih membuka perwakilan Gamatechno di Bali karena Pulau Dewata memiliki potensi besar, sebab Bali sebagai daerah tujuan pariwisata dunia sehingga teknologi yang masuk ke daerah ini juga cepat berkembangan dengan teknologi terbarukan," ujar Aditya seperti Techno.id kutip dari Antara (26/11/15).
Sementara itu, Manajer Gamatechno Bali Rahman Desyanta menambahkan, pembukaan kantor perwakilan di Bali akan memudahkan pihaknya membangun kawasan di timur Indonesia menjadi smart city dengan menyediakan solusi teknologi informasi di empat segmen ekosistem kota, yakni pendidikan, pemerintahan dan pelayanan publik, layanan transportasi, serta lifestyle. Selain itu, penyediaan layanan teknologi informasi di pulau Dewata akan memudahkan pihaknya dalam menyediakan solusi pengelolaan manajemen perguruan tinggi, pemerintahan, dan pelaku usaha.
"Dalam acara pembukaan kantor perwakilan Gamatechno di Bali, kami mengadakan beberapa acara diantaranya IT Clinic Center (ITCC) di Stikom Bali. Kehadiran di Bali guna memberikan pelayanan yang terbaik kepada klien dan meningkatkan kualitas produk dan layanannya," pungkas Rahman.
BACA JUGA :
(brl/red)