HTC berniat 'pensiunkan' produk dan karyawannya untuk kembali bangkit
Ilustrasi logo HTC © 2015 techno.id
Techno.id - Salah satu ponsel andalan Mobile World Congress 2015, HTC One M9 tanpa diduga ternyata kurang diminati pasar. Otomatis, ponsel besutan Taiwan tersebut juga membuat HTC selaku pengembang mengalami kerugian cukup besar.
-
Para investor nyatakan HTC sudah tak berharga Nilai tukar saham terus anjlok hingga di bawah kas perusahaan, para investor pun anggap HTC tak lagi berharga
-
Keuntungan jeblok, CEO HTC minta maaf Faktor penyebabnya ialah buruknya efisiensi operasional dan strategi marketing yang salah.
-
Pendapatan HTC turun 40 persen di Q1 2015 Analis: Permintaan HTC One M9 rendah
Tak ingin kian terpuruk, beberapa langkah strategis yang cukup mengejutkan pun mulai diberlakukan. Sebagaimana dikutip dari Recode (06/08/2015), HTC kini tengah berniat untuk memangkas beberapa produk dan 'merumahkan' beberapa karyawannya.
Sejauh ini, pihak HTC masih belum menginformasikan produk apa saja dan berapa jumlah karyawan yang akan dipensiunkan. Chialin Chang selaku Chialin Financial Officer hanya berkata singkat, "Mereka (jumlahnya) akan signifikan".
Chang sendiri mengaku bahwa keputusan ini dilakukan untuk mengurangi biaya operasional. Selain itu, HTC juga ingin lebih fokus membuat produk high-end agar dapat meningkatkan daya saing dengan Apple dan Samsung.
Seperti diinformasikan sebelumnya bahwa sepanjang tahun ini, saham HTC jatuh hingga 51 persen dibandingkan tahun lalu. Di laporan keuangan kuartal kedua, HTC bahkan mengalami kerugian hingga sebesar USD 259 juta (Rp 3,5 triliun).
Dengan kondisi tersebut, para analis IT memprediksi bahwa HTC akan berada dengan kondisi yang sama hingga setidaknya empat kuartal ke depan. "Kami percaya HTC akan terus kehilangan uang dan pangsa pasar smartphone," ungkap seorang analis asal Taiwan, Calvin Huang.
BACA JUGA :
(brl/red)