Ilmuwan Taiwan rancang otot tiruan dari kulit bawang
Ilustrasi bawang © 2015 theresekerr.com
Techno.id - Ilmuwan dari Universitas Nasional Taiwan, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah menemukan rancangan otot tiruan yang terbuat dari kulit bawang. Seperti dilansir oleh TheVerge (5/5/15), rancangan otot tiruan tersebut, dibuat menggunakan lapisan 'emas' yang berada di atas kulit bawang.
-
Ras Labs klaim bisa buat robot bergerak seperti manusia Ras Labs, mengklaim baru saja menemukan otot sintetis yang dapat membuat robot bergerak persis seperti manusia.
-
Peneliti Korea temukan kulit elektronik sama seperti kulit manusia E-skin atau kulit elektronik hasil penelitian ilmuwan Korea ini diklaim memiliki kemiripan dengan kulit manusia
-
Netizen paparkan sederet bukti untuk pastikan Iron Man Indonesia hoax Kontroversi tangan robot yang dibuat I Wayan menyeruak.
Wen Pin Shih, seorang insyiur mekanik yang juga anggota dalam tim peneliti ini mengemukakan bahwa kulit bawang dipilih karena struktur selnya yang unik. Menurutnya, kulit bawang yang lembut dan fleksibel adalah bahan yang ideal dan tentunya alami untuk dijadikan sebagai bahan pembuat otot tiruan.
Lebih lanjut Shih menjelaskan bahwa bahan utama dari otot tiruan ini diambil dari lapisan epidermis, yang disebut sebagai lapisan film di bawah kulit luar. Seperti otot asli, lapisan tersebut responsif dan elastis saat dikejutkan dengan listrik. Shih menjelaskan, hal tersebut bisa terjadi berkat struktur kisi tunggal berlapis dari kulit bawang tersebut.
Namun, Shih mengungkapkan untuk mendapatkan lapisan tersebut timnya harus melakukan sejumlah persiapan. Ia mengatakan, timnya harus terlebih dahulu mengerikan lapisan tersebut dari kandungan air. Lalu, lapisan yang telah kering tersebut dicelupkan ke dalam asam sulfat encer untuk membuat lapisan kulit tadi jadi lebih elastis. Setelah itu, barulah lapisan kulit bawang tersebut dapat diolah sedemikian rupa sehingga dapat menjadi otot tiruan.
Kendati demikian, Shih dan tim menjelaskan bahwa rancangannya ini tak sepenuhnya sempurna. Pasalnya, ia dan tim harus mencari solusi lebih lanjut untuk memperkuat jaringan otot dan menurunkan tegangan. Selain itu, Shih juga berharap bahwa tim dan dirinya bisa menemukan lebih banyak struktur seluler yang memungkinkan otot tiruan buatannya ini tetap elastis.
BACA JUGA :
(brl/red)