INAICTA kembali berikan apresiasi karya bidang TIK
Indonesia ICT Award 2015 © 2015 Indah Pertiwi/ Techno.id
Techno.id - Untuk kesembilan kalinya, Kementerian Komunikasi dan Informatika Rudiantara kembali menyelenggarakan Kompetisi Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dikenal dengan Indonesia ICT Award INAICTA.
-
Kalahkan 1145 karya, inilah daftar jawara INAICTA 2015 Dari 1145 karya, pihak panitia disebut telah melaksanakan penjurian awal dengan melakukan seleksi awal yang menghasilkan sebanyak 120 nominator.
-
Telkom umumkan pemenang IAA 2015 Program ini memang baru digelar pertama kalinya pada tahun ini, namun Telkom akan terus mengagendakan acara ini setiap tahunnnya.
-
Pelajar Indonesia borong tujuh medali dari kompetisi ilmiah di Taiwan Para pelajar Indonesia tampil gemilang dengan merebut satu medali emas, lima medali perak, dan satu medali perunggu.
Perhelatan akbar ini dilakukan atas kerja sama dengan beberapa institusi seperti PANDI, APJII, Liga Digital Indonesia, FTII, Nawala, Telkom, dan Indosat. Kegiatan ini merupakan apresiasi terhadap karya cipta di bidang TIK.
Ketua Panitia INAICTA mengungkapkan, terdapat peningkatan jumlah karya sebanyak 14 persen yakni sebesar 1145 karya dari jumlah pendaftar di tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 1007 peserta.
Dari jumlah karya tersebut, panitia telah melaksanakan penjurian awal dengan seleksi yang menghasilkan 120 nominator dari 15 kategori lomba yang dibagi atas kriteria profesional dan pelajar.
Lebih lanjut, beberapa karya yang terpilih pada kompetisi ini akan dibawa ke ajang AICTA (Asean ICT Award 2015) dan APICTA (Asia Pacific ICT Alliance Award) guna mendapatkan program bimbingan teknik dan inkubator bagi pengembangan startup di Indonesia.
BACA JUGA :
- Perluas sistem proteksi, PayPal kini siap lindungi seller Indonesia
- Call-center tanggap darurat Tangerang jadi proyek percontohan nasional
- Jerman janjikan kecepatan internet tertinggi di dunia hingga 50Mbps
- Smart city di Tangerang diapresiasi wali kota se-ASEAN, ini rahasianya
- 2016, pembangunan infrastruktur kereta api di Papua akan dimulai
(brl/red)