Ini strategi Telkomsel hadapi lonjakan trafik Lebaran
Ilustrasi logo Telkomsel © 2015 techno.id
Techno.id - Sebagai salah satu layanan operator telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkomsel mengaku telah menyiapkan strategi khusus dalam menghadapi lonjakan trafik selama Lebaran. Melalui blog resminya, Telkomsel mengklaim telah mengintensifkan seluruh infrastruktur yang berada di jalur mudik dan beberapa tempat wisata.
-
Jurus Telkomsel hadapi Ramadan dan Idul Fitri Telkomsel mengaku sudah mempersiapkan diri menghadapi lonjakan maupun perpindahan trafik dari kota besar ke daerah tujuan mudik.
-
Jelang Lebaran, Telkomsel kerahkan jaringan bertenaga penuh Telkomsel siap hadapi lonjakan trafik pada puncak Ramadan dan Idul Fitri.
-
Begini cara Telkomsel manjakan pelanggan selama Ramadan dan Idul Fitri Secara khusus membangun 10 ribu BTS multi-band LTE di seluruh Indonesia
"Di masa-masa menjelang mudik dan saat Lebaran, lonjakan trafik akan mencapai puncaknya. Lonjakan trafik yang dimaksud mencakup layanan telepon, SMS, dan data internet," ujar Sukardi Silalahi selaku Direktur Network Telkomsel sebagaimana dikutip dari blog resmi Telkomsel, Senin (13/07/2015).
Ia menambahkan, layanan data saat Lebaran diperkirakan bakal melonjak 20 hingga 25 persen dengan jumlah 1,6 juta Gigabyte. Sehingga, Telkomsel telah mengantisipasi hal tersebut dengan meningkatkan kapasitas paket data hingga sebesar 274 persen pada saat masa Lebaran nanti.
"Persentase lonjakan data (saat Lebaran) diperkirakan akan meningkat hingga sebesar 137,4 persen. Jadi kapasitas pertumbuhan (layanan data) akan kami siapkan lebih besar yaitu 274 persen. Jadi aman," tambah Sukardi.
Adapun lonjakan trafik pada layanan SMS diperkirakan akan mencapai 10 hingga 20 persen dengan jumlah sekitar 1,15 miliar. Sedangkan trafik layanan telepon diprediksi akan meningkat hingga delapan persen. Untuk kedua layanan ini, Telkomsel mengatakan akan memberikan kapasitas pertumbuhan atau spare kapasitas hingga 40 persen.
"Kami akan tingkatkan kapasitas hingga 40 persen untuk menampung lonjakan voice dan SMS," ujar Ririek Ardiansyah selaku Direktur Utama Telkomsel.
Dalam menerapkan strategi untuk meningkatkan kapasitas, Telkomsel akan mengantisipasi dengan Visitor Location Register (VLR), dengan fungsi utama untuk 'menampung' pelanggan lebih banyak. Fungsi ini nantinya akan diletakkan di jalur utama mudik Sumatera, Jawa, Bali, dan lokasi mudik lainnya.
Khusus untuk lokasi yang diprediksi bakal mengalami lonjakan trafik tinggi, Telkomsel telah menyiapkan sebanyak 62 unit Compact Mobile Base Station (COMBAT) yang siap untuk dioperasikan pada saat Lebaran.
BACA JUGA :
(brl/red)