Jepang gunakan permukaan tambak untuk pembangkit listrik tenaga surya
Jepang membangun pembangkit listrik tenaga surya di atas permukaan tambak © 2015 businesswire.com
Techno.id - Akhirnya, Jepang telah menyelesaikan mega konstruksi pembangkit listrik tenaga surya yang terletak di kota Kato. Kali ini, Jepang tidak membangun di lahan gersang yang luas atau atap-atap rumah warga, melainkan di permukaan tambak yang bertempat di Nishihira dan Higashihira.
-
Nelayan di Jateng jajal perahu bertenaga surya buatan Jerman Perahu bertenaga surya ini memiliki sejumlah kelebihan, seperti tidak bising, hemat, teknologinya tidak rumit, dan ramah lingkungan.
-
Peneliti: Indonesia bisa buat kapal bertenaga surya Peneliti tersebut menyebut iklim tropis Indonesia sangat cocok dimanfaatkan sebagai sumber energi atau bahan bakar penggerak kapal
-
Telah ditemukan, panel surya yang bisa hasilkan listrik tanpa matahari Panel ini bisa menghasilkan listrik dari tetesan air hujan.
Pembangunan pembangkit listrik tenaga surya yang ditempatkan di permukaan air memang sebuah inovasi yang kreatif. Lahan yang tadinya hanya digunakan untuk budidaya ikan bisa juga dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik. Selain itu, sel surya yang dibangun di atas permukaan air akan menghasilkan listrik lebih banyak karena solar cell tersebut selalu didinginkan oleh air di bawahnya.
Dalam pembangunan mega proyek tersebut, Jepang bekerja sama dengan Kyocera Corporation dan Century Tokyo Leasing Corporation. Mereka mengatakan bahwa pembangkit listrik terapung ini mampu menghasilkan listrik 3.300 MWh per tahun serta menyediakan listrik untuk sekitar 920 rumah tangga, seperti dilansir Gizmag (23/04/2015).
Kyocera menyediakan dua fasilitas dengan 11.256 modul solar cell dengan polietilen yang sangat rapat. Kedua platform tersebut mampu menghasilkan listrik dengan daya 255 Watt. Menariknya lagi, pembangkit listrik tersebut diklaim mampu menahan kondisi ekstrem seperti angin topan serta mampu mengurangi penguapan air dan pertumbuhan alga.
Rencanannya, Jepang akan membangun pembangkit listrik tenaga surya yang lebih besar di Dam Yamakura. Jepang juga akan menyediakan sekitar 50.000 modul solar cell yang mampu menghasilkan listrik dengan daya 15.635 Mwh per tahun.
Bagaimana dengan Indonesia? Apakah pemerintah juga tertarik membangun pembangkit listrik tenaga surya di atas permukaan air?
BACA JUGA :
(brl/red)