Kampanye GrabSpeed bermobil Lamborghini ditolak Dishub DKI Jakarta
Ilustrasi GrabTaxi © 2015 grabtaxi.com
Techno.id - 21 Oktober kemarin, GrabTaxi meluncurkan kampanye GrabSpeed. Di kampanye ini, pengguna setia GrabTaxi berkesempatan untuk menunggangi mobil sport mewah Lamborghini selama dua pekan melalui GrabCar.
-
Terancam diblokir, Grab angkat bicara Grab memberikan tanggapan atas penolakan yang disampaikan para pengemudi angkutan umum tersebut.
-
Dibayang-bayangi pemblokiran, Grab tetap gelar promo Di sisi lain, hal yang sama tak nampak di kubu Uber.
-
Didemo pengemudi, Menhub minta aplikasi Uber dan Grab diblokir Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) meminta pemerintah melarang beroperasinya layanan aplikasi transportasi online.
Belum ada seminggu berlangsung, GrabTaxi mengaku jika kampanye ini ditolak oleh Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishub) Jakarta. Sayangnya, GrabTaxi enggan membeberkan alasan penolakan tersebut.
"Setelah berkonsultasi dengan Pak Andri Yansyah selaku Kepala Dishub DKI Jakarta, kami memutuskan untuk menangguhkan perjalanan gratis GrabSpeed pada 24-25 Oktober maupun 31 Oktober-1 November," ujar Country Head of Marketing GrabTaxi, Kiki Rizki.
Di saat yang bersamaan, Rizki mengklaim bahwa ditolaknya kampanye ini tidak akan mempengaruhi kampanye GrabSpeed maupun layanan GrabCar itu sendiri. Ia pun berjanji jika GrabCar akan tetap fokus dalam memberikan layanan terbaiknya.
"GrabCar berfokus untuk memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman kepada penumpang, dan akan terus bekerja sama dengan Dishub menuju tujuan bersama dalam memecahkan masalah transportasi di Indonesia," tutupnya sebagaimana dikutip dari Merdeka, Sabtu (24/10).
BACA JUGA :
(brl/red)