Merger antara Fujitsu, Toshiba dan Vaio terancam gagal
Ilustrasi laptop © 2016 Bloomberg.com
Techno.id - Sudah bukan rahasia lagi apabila penjualan PC menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir. Rekor penjualan terburuk sejak 2007 silam bahkan baru saja ditorehkan di kuartal pertama tahun ini.
-
Toshiba, Fujitsu, dan Vaio akan gabungkan divisi PC mereka Industri PC sedang menurun, hal ini jadi solusi untuk ketiga perusahaan tersebut.
-
Fujitsu resmi pisahkan divisi PC dan mobile Divisi Fujitsu Client Computing Limited dan Fujitsu Connected Technologies akan menjadi perusahaan mandiri
-
Panasonic dan Toshiba tutup pabriknya di Indonesia? Kemenperin berkilah, "Pertumbuhan industri elektronika Indonesia masih positif."
Beragam usaha penyelamatan pun terus dilakukan. Salah satunya seperti usaha Fujitsu dan Toshiba yang sempat dirumorkan bakal berbendera Vaio. Namun sayangnya, proses merger tersebut tampaknya tidak akan pernah terjadi.
Sebagaimana dilansir dari The Wall Street Journal (14/04), Toshiba Corp., Fujitsu Ltd., dan Vaio Corp. kini tengah dalam bayang-bayang keruntuhan. Vaio dikondisikan telah mundur, sedangkan Fujitsu dan Toshiba masih berjalan.
Meski demikian, Fujitsu dan Toshiba saling tidak tertarik membeli mayoritas saham entitas masing-masing. Begitu pula dengan Vaio yang awalnya setuju mengambil saham pengendali, namun tak ada kesepakatan dari ketiga belah pihak.
Hingga saat ini masih belum terlihat indikasi bahwa mereka bertiga akan bergabung dalam waktu dekat. Yang jelas, perundingan ini bakal berjalan cukup alot karena berbagai faktor eksternal maupun internal mereka sendiri.
BACA JUGA :
(brl/red)