Microsoft ingin kantor pusatnya lebih 'terbuka' untuk para karyawan
Ilustrasi kantor Microsoft © 2015 Shutterstock
Techno.id - Kantor pusat Microsoft selama ini dikenal cukup 'tertutup' bagi para karyawannya. Ya, kantor yang berbasis di Redmond, Washington, Amerika Serikat ini memang tak menyediakan fasilitas hiburan apapun.
-
Microsoft berencana pekerjakan pengidap autisme Apa pertimbangan Microsoft untuk merekrut orang-orang pengidap autisme?
-
Microsoft donasikan Rp14 triliun di sektor cloud computing Lebih dari 70.000 organisasi nirlaba, peneliti, dan lembaga pendidikan bisa menikmati kemurahan Satya Nadella dan jajarannya.
-
Microsoft, perusahaan yang jamin urusan perut dan lidah pegawainya Asupan pegawai Microsoft ditangani langsung oleh chef yang pernah memasak untuk Ratu Inggris dan keluarganya.
Kendati demikian, bukan berarti Microsoft tak peduli dengan kesejahteraan para karyawannya. Pasalnya, Microsoft baru saja dilaporkan tengah menyiapkan dana miliaran dolar guna membangun fasilitas tambahan.
Dikutip dari Business Insider (05/09), rencana penambahan fasilitas ini berupa apartemen, restoran, toko retail, dan ruang seni terbuka. Sedangkan untuk pengerjaan proyek, Microsoft menunjuk perusahaan arsitektur Skidmore, Owings & Merrill.
Seorang narasumber anonim mengklaim, fasilitas baru ini akan dibangun di kampus Microsoft yang berjarak 13 mil dari kota Seattle. Sehingga, lingkungan kampus lebih bersifat terbuka bagi para karyawan dan pekerja magang Microsoft.
"Kami terus bekerja pada rencana (penambahan fasilitas) di kampus Microsoft untuk mengantisipasi segala kebutuhan di masa depan," ujar juru bicara Microsoft sebagaimana dikutip dari Bloomberg (05/09).
BACA JUGA :
- Taktik Microsoft agar pengguna Microsoft Edge tidak kabur
- Microsoft beri akses gratis Office 365 Education kepada anggota PGRI
- Bosan dengan default folder di MS Word? Ini cara mudah mengubahnya
- Cara pisahkan nama lengkap jadi nama depan dan belakang di Excel
- Mengenal fitur "Break" pada MS Word lebih dalam
(brl/red)