Microsoft tutup celah serangan peretas di Office 2016
Ilustrasi peretas © 2015 techno.id
Techno.id - Perusahaan milik Bill Gates, Microsoft, kini lebih memiliki sistem keamanan yang lebih baik untuk menangani serangan peretas. Dilansir oleh Tech Insider (24/03/16), dalam update Office 2016, Microsoft memberikan fitur yang dapat memblokir Macros di dokumen untuk diakses pengguna.
-
Microsoft janji ingatkan pengguna sebelum diretas pemerintah Microsoft: Kami akan memberi tahu pengguna jika kami memiliki cukup bukti kemungkinan peretasan
-
Microsoft rilis Office 2016 untuk pengguna di seluruh dunia layanan Microsoft Office 365 ini difokuskan untuk menunjang produktivitas tim.
-
Alasan 7 Pengaturan Windows ini wajib selalu diaktifkan untuk menjaga laptop dari serangan peretas Kamu tidak boleh menonaktifkan beberapa fitur untuk melindungi keamanan dan privasi
Celah ini memang sering digunakan para peretas yang biasanya menggunakan teknik phising dengan melampirkan file Office. Saat pengguna membuka file Office, file yang dikirim akan meminta mengaktifkan Makro tersebut. Nah, dari makro inilah peretas bisa menginfeksi PC pengguna.
Dengan fitur yang baru ini, jika pengguna mendapatkan file Office yang mengandung Makro maka pengguna akan diperingatkan dan secara otomatis Macros akan dinonaktifkan untuk alasan keamanan.
Peringatan Macros yang dinonaktifkan
© 2016 Microsoft/© 2016 Microsoft
Ini adalah fitur yang sangat besar untuk sistem keamanan Microsoft, pasalnya sekitar 91 persen serangan menggunakan Phising serta 98 persen dari serangan tersebut melibatkan software Office.
BACA JUGA :
(brl/red)