Peneliti Tiongkok temukan mobil yang bisa dikendalikan otak
Peneliti Tiongkok temukan mobil yang bisa dikendalikan otak © 2015 reuters.com
Techno.id - Pernah membayangkan jika semua alat yang Anda gunakan bisa dikendalikan langsung oleh otak? Kecanggihan inilah yang ditemukan oleh sejumlah peneliti di Tiongkok untuk dunia otomotif.
-
Google sedang ajari mobil self driving-nya lebih manusiawi Mobil ini dibuat untuk mengurangi kesalahan yang dilakukan manusia, tapi mengapa Google justru membuatnya lebih manusiawi? Simak berita berikut.
-
Lebih aman, teknologi Google justru dianggap berbenturan dengan hukum Kendaraan self driving besutan Google belum mendapat ijin dari NHTSA karena hal-hal berikut ini...
-
Lebih aman berkendara jika mobil Anda mampu mendengar Kurangnya kemampuan sensor kamera di mobil otonom dalam mengenali jalanan basah dapat dibantu dengan sistem pendengaran CURRENNT.
Jika Google sedang mengembangkan mobil yang bisa berjalan tanpa pengemudi, di Tiongkok sejumlah peneliti malah menciptakan mobil yang bisa dikendalikan langsung dengan otak penggunanya, seperti yang dilansir oleh Venturebeat.com (08/12/15).
Tim peneliti dari Universitas Nankai, menghabiskan dua tahun untuk mengembangkan teknologi ini. Dengan menggunakan alat yang bisa membaca sinyal otak maka mobil bisa dikendalikan untuk maju, mundur, berhenti, serta membuka dan mengunci pintu mobil melalui otak tanpa bantuan tangan pengguna.
Zhang Zhao, seorang peneliti mengatakan jika alat ini dilengkapi dengan 16 sensor yang bsia menangkap EEG (Electroencephalogram) dari otak pengemudi. Alat ini juga dilengkapi dengan program komputer untuk memilih sinyal yang relevan dan diterjemahkan untuk mengendalikan mobil.
Walaupun ada kekhawatiran potensi kecelakaan saat pengemudi mengalami gangguan otak dan konsentrasi namun Zhang menyangkal jika konsentrasi yang dibutuhkan hanya ketika pengemudi mengubah gerak kendaraan saja.
Di sisi lainnya, teknologi ini dikatakan akan bisa membantu orang cacat secara fisik yang tidak dapat mengemudikan mobil dan saat ini teknologi bekerja sama dengan produsen mobil Tiongkok Great Well Motor. Namun sayangnya belum ada rencana jika teknologi ini akan dipasarkan secara luas.
BACA JUGA :
(brl/red)