Pertumbuhan e-commerce Indonesia tak lepas dari Facebook
Ilustrasi online shop © 2015 Shutterstock
Techno.id - Saat ini, industri e-commerce di Indonesia sedang berkembang pesat. Begitu pesatnya, pertumbuhan industri e-commerce di Tanah Air bahkan diprediksi akan berada di tingkat teratas dunia pada satu hingga dua tahun ke depan.
-
Orang Indonesia ternyata suka install banyak aplikasi belanja online Lazada merespons tren ini dengan menghelat Super App Sale.
-
"Pertumbuhan pasar e-commerce Indonesia terbesar di kawasan ASEAN" Filipina, Thailand, dan Malaysia saja lewat.
-
Jadi raksasa e-commerce, Indonesia harus perhatikan 3 faktor ini Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan oleh para pelaku e-commerce di tanah air?
Sebuah studi oleh TNS untuk Facebook kepada 1.000 orang Indonesia yang gemar belanja online mengatakan, media sosial memiliki peran besar terhadap pertumbuhan e-commerce di Indonesia. Mulai dari mencari dan riset produk, hingga melakukan pembayaran.
Bagi orang Indonesia, smartphone menjadi perangkat yang paling sering digunakan dalam berbelanja online. Alasannya sederhana, yakni karena fleksibilitas perangkat serta mudah dan cepatnya informasi yang bisa didapatkan saat mencari suatu produk.
Sebagai gambaran sederhana, 86 dari 100 persen peserta survei setiap harinya selalu mengakses situs media sosial Facebook. Selama 2 jam dihabiskan untuk berkomunikasi, dan selama 65 menit setiap harinya dihabiskan untuk berbelanja online.
Secara garis besar, situs e-commerce di Indonesia seperti Batik Kultur (kecil) maupun Lazada (besar) memanfaatkan Facebook Fan Page untuk mendorong penjualan dan membangun komunikasi dengan pelanggan. Bahkan dalam kurun waktu yang singkat.
Pada intinya, orang Indonesia gemar mengakses Facebook karena berbagai fitur yang ditawarkan. Di saat yang bersamaan pula, Facebook juga menawarkan fitur untuk menjangkau pasar lebih mudah khususnya bagi para pelaku bisnis.
BACA JUGA :
(brl/red)