Petinggi Samsung akui persaingan sektor mobile tahun depan bakal sulit
Ilustrasi Samsung © 2015 Ken Wolter/ Shutterstock.com
Techno.id - Bekal Samsung untuk menyongsong pasar mobile tahun 2016 mendatang sebenarnya sudah cukup siap. Perusahaan berusia 77 tahun itu sudah merilis tiga smartphone baru dari lini Galaxy A. Flagship andalan mereka, Galaxy S7, pun sudah membuat publik cukup penasaran dari rumor-rumor kerennya selama ini.
-
Samsung pilih Presiden Komunikasi Mobile yang baru Apakah dengan perombakan ini bisa membawa Samsung ke puncak kejayaan?
-
Samsung keluar dari bisnis smartphone dalam 5 tahun. Benarkah? Ben Bajarin, seorang analisis industri berpendapat jika Samsung sedang mengalami dilema inovasi.
-
Kantor pusat Samsung segera rumahkan 10.000 karyawannya Penjualan Galaxy S6 dan S6 Edge tak sesuai harapan, Samsung Mobile akan berhentikan 10 persen dari 99.000 karyawan di kantor pusat
Namun ternyata, tetap saja Samsung seperti kurang percaya diri untuk berkompetisi di sektor mobile. Ko Dong-jin, petinggi anyar mereka yang membawahi unit produksi smartphone dan tablet, bahkan mengatakan, "tahun depan akan sulit."
Koh Dong-jin, petinggi Samsung Group © 2015 Yonhap
Kendati demikian, dikutip dari KoreaTimes.co.kr (02/12/15), Dong-jin menampik bahwa divisinya sedang dicengkeram masalah besar. Ketegasannya itu seperti ingin menghapus isu terkait adanya PHK massal yang mengintai para pegawai dan petinggi Samsung demi mengurangi pengeluaran perusahaan.
Samsung sendiri sedang diselimuti atmosfer positif setelah Boston Consulting Group mendaulat mereka sebagai 'top 5' perusahaan paling inovatif selama 2015. Vendor asal Korea Selatan itu berada di kepungan Apple, Google, Microsoft, juga Tesla.
BACA JUGA :
(brl/red)