Robot ini yang bakal persiapkan jalan bagi manusia saat tiba di Mars
Ilustrasi Robonaut © pics-about.space
Techno.id - Pada berita terdahulu disebutkan bahwa NASA bakal melakukan perjalanan ke Mars. Sejumlah persiapan sedang dilakukan termasuk menentukan siapa yang bakal diberangkatkan ke planet merah tersebut. Dan sepertinya, astronot kandidat tersebut sudah mulai muncul. Siapa dia?
-
NASA ingin kontrol robot luar angkasa dengan PlayStation VR Tak hanya sekadar untuk menonton film dan bermain game, PlayStation VR juga dikembangkan untuk mengontrol robot dari jarak jauh
-
Jelajahi planet Mars dengan simulator NASA terbaru NASA ajak siapa saja melakukan perjalanan ke Mars dengan simulator terbaru.
-
NASA: Saat ini Mars perlu 'polisi lalu lintas'! Banyaknya misi luar angkasa untuk Mars, membuat NASA beranggapan bahwa planet tersebut benar-benar membutuhkan 'polisi lalu lintas'.
Robonaut 5 atau lebih akrab dipanggil R5, adalah sebuah prototipe robot Android yang sedang dikembangkan oleh NASA. Seperti yang telah diberitakan oleh CNET pada hari Rabu (18/11/15), R5 adalah kandidat yang bakal diberangkatkan ke Mars.
Dalam mengembangkan robot yang berbentuk mirip dengan manusia ini, NASA menggandeng para peneliti dari MIT dan Northeastern University. Uniknya, robot ini juga tak hanya dibekali dengan kecerdasan, tapi juga kemampuan fisik seperti jatuh.
Kemampuan untuk jatuh dengan benar sangatlah membantu R5 ketika ia nanti mengeksplorasi lingkungan Mars yang bisa dibilang sangat keras. Para peneliti tersebut juga bakal menguji kemampuan R5 melawan robot buatan NASA yang lain pada event Space Robotics Challenge pada tahun 2016 nanti.
"Sepertinya NASA bakal mengirim robot sebagai pengganti astronot untuk berkunjung ke Mars," ujar Nicolaus Radford, pimpinan proyek Dexterous Robotics Lab, NASA.
Lalu robot mana yang bakal 'bertarung' melawan R5? Bernama Valkyrie, ia adalah robot buatan NASA. Sebenarnya robot tersebut telah dibuat sejak tahun 2013 lalu, namun masih terus diteliti dan dikembangkan dalam laboratorium.
"Robot-robot ini akan mempersiapkan jalan bagi manusia saat tiba di sana. Robot dan manusia akan bekerjasama dalam hubungan yang cukup erat," pungkas Radford.
BACA JUGA :
(brl/red)