Tak dinyana, KinerjaPay jadi e-commerce Indonesia pertama di bursa AS
Press conference KinerjaPay © 2016 techno.id/Denny Mahardy
Techno.id - KinerjaPay menyatakan diri sebagai perusahaan penyedia platform e-commerce Indonesia pertama yang terdaftar di bursa saham Amerika Serikat. Keinginan menghimpun dana tak terbatas jadi landasan pemilihan KinerjaPay menjadi perusahaan terbuka.
-
Hebat, e-commerce lokal ini siap Go Public di bursa efek AS KinerjaPay mulai menawarkan saham perdananya pada 18 Januari hingga 15 Februari.
-
3-5 Tahun lagi, Bhinneka.com siap go public Akhirnya terima investasi dari Ideosource, Bhinneka mengaku siap hadapi tantangan yang lebih berat di tahun 2016
-
Industri e-commerce sambut baik perekonomian digital Akhirnya road map e-commerce Indonesia dikeluarkan untuk jadi landasan pembangunan ke depannya.
Bursa AS dipilih KinerjaPay bukan tanpa alasan. Deny Rahardjo selaku CEO PT Kinerja Pay Indonesia yang mengoperasikan KinerjaPay mengungkapkan alasan mengapa perusahaannya lebih memilih bursa AS terlebih dahulu.
"Di sana sudah cenderung lebih stabil dan menerima konsep bisnis digital secara lebih baik," jelas Deny sewaktu ditemui tim Techno.id pada acara media conference yang berlangsung di Restoran Bebek Bengil, Jakarta.
Tampaknya pengambilan keputusan KinerjaPay melantai di bursa saham terbuka tak sia-sia. Tercatat di papan bursa AS OTC Market sejak Februari 2016, KinerjaPay mengklaim sudah berhasil menghimpun dana baru sebesar US$ 2 juta atau setara Rp 26,4 miliar.
"Sejak Febuari 2016 kemarin kami sudah mendapat dana US$ 2 juta. Dana ini akan kita gunakan untuk meningkatkan kinerja perusahaan supaya lebih baik lagi dalam sisi pendapatan," kata Deny saat ditemui tim Techno.id.
Sampai sekarang KinerjaPay mengaku sudah memiliki lebih dari 32 ribu pengguna di seluruh Indonesia. Layanan yang sudah disediakan KinerjaPay sementara ini berupa e-wallet, penjualan ponsel dan e-voucher serta permainan realitas online.
BACA JUGA :
(brl/red)