Telkomsel latih remaja jadi pengembang digital
Ilustrasi Nextdev © thenextdev.id
Techno.id - Pengembangan bakat di bidang ekosistem digital dilakukan Telkomsel melalui ajang pelatihan dan kompetisi NextDev. Tak hanya di kalangan mahasiswa dan profesional, operator itu mulai merambah segmen remaja melalui NextDev Junior.
-
507 pengembang muda siap terima tantangan Smart City Telkomsel Telkomsel mengaku ajang kompetisi The Next Dev mendapat antusiasme yang tinggi dan berhasil menjaring sebanyak 507 peserta.
-
Masyarakat Indonesia mulai terbuka dengan konsep digipreneur Gelaran ini juga mendapatkan sambutan hangat dari pemerintah daerah setempat yang telah menerima kunjungan para Duta NextDev dan Telkomsel.
-
UGM kebagian roadshow perdana The NextDev 2016 Roadshow The NextDev 2016 yang dimulai di Yogyakarta ini, juga akan dilaksanakan di 19 kota lainnya.
NextDev Junior menjadi sebuah program pelatihan pembuatan aplikasi mobile bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan edukasi ini diikuti ratusan pelajar yang digelar di 8 lokasi SMA terbaik di D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
"Saat ini segmen remaja merupakan salah satu pengguna aktif Internet dan berbagai aplikasi digital, yang akan membangun Indonesia di masa mendatang. Untuk itu melalui NextDev Junior, kami memberikan pelatihan pembuatan aplikasi mobile kepada pelajar SMA secara berkelanjutan," kata Adita Irawati, Vice President Corporate Communications Telkomsel.
Ajang NextDev Junior melibatkan Oracle Studio dan Hicca Studio sebagai motivator dan inspirator dari pelaku industri aplikasi. Pelatihan NextDev Junior sendiri digelar Telkomsel menjadi tiga tahapan.
Pertama, diawali dengan seminar bagi seluruh siswa di sekolah terpilih, yang kemudian diikuti dengan penjaringan kandidat siswa dan training bagi siswa terpilih. Pelatihan ini sendiri meliputi pengenalan awal aplikasi mobile, pengenalan perangkat lunak (software) untuk membuat aplikasi, dan pembuatan aplikasi mobile sederhana.
Kedua, peserta dilatih untuk membuat aplikasi mobile yang dinamis berdasarkan layout, naskah, dan animasi. Lalu pada tahap terakhir, peserta melakukan penyempurnaan terhadap aplikasi mobile tersebut untuk selanjutnya dipublikasikan sehingga dapat diunduh atau diakses secara online oleh siswa.
Tak kurang dari 720 aplikasi mobile hasil kreatifitas para siswa diperkirakan akan dihasilkan pada akhir program NextDev Junior ini. Selanjutnya akan dilakukan kompetisi antar siswa untuk aplikasi yang telah mereka dihasilkan, yang kemudian akan diikutsertakan untuk kompetisi antar sekolah.
"Dalam NextDev Junior, para siswa dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk membuat aplikasi mobile sebagai sarana dan metode baru dalam kegiatan belajar mengajar yang interaktif dan efektif." jelas Adita dalam keterangan resminya.
NextDev Junior telah berlangsung sejak bulan Februari 2016, dan kedepannya Telkomsel juga akan menggelar NextDev Junior di SMA-SMA terbaik di setiap provinsi secara nasional. The NextDev yang menaungi program NextDev Junior m erupakan salah satu program CSR Telkomsel di industri digital kreatif berupa kompetisi pengembangan aplikasi digital.
BACA JUGA :
- Telkomsel klaim layanan data meningkat 110 di sepanjang 2015
- Dukung Bekasi jadi Smart City, Telkomsel perluas cakupan 4G LTE
- Trafik layanan Telkomsel naik 250 persen selama GMT di Balikpapan
- Trafik Telkomsel naik signifikan di Belitung saat Gerhana Matahari
- Selama GMT, layanan operator di Belitung ternyata tak maksimal!
(brl/red)