Ternyata ini rahasia di balik kekuatan Silicon Valley
Ilustrasi Silicon Valley © 2015 youtube.com
Techno.id - Dalam beberapa waktu terakhir, Indonesia begitu berambisi menggarap industri digital. Ambisi ini berkiblat pada keberadaan dan perkembangan Silicon Valley, sebuah kawasan di selatan California, Amerika Serikat, yang menjadi markas perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka di dunia.
-
Ke Silicon Valley, bos startup Indonesia disambut investor Google dkk Beberapa venture capital kenamaan menyambut rombongan Indonesia yang dipimpin MenKomInfo di Hotel Four Season Silicon Valley.
-
Bertemu para petinggi Silicon Valley, ini kata founder Kaskus Bertemu dengan para pejabat Silicon Valley, founder Kaskus mengaku ingin belajar dari perusahaan-perusahaan digital raksasa
-
Kunjungi markas perusahaan teknologi di AS, Menkominfo siap unjuk gigi Rudiantara akan membuka cakrawala dunia terkait kesiapan Indonesia sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Pasifik.
Mimpi ini ternyata didukung oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert O. Blake. Robert mengatakan bahwa Indonesia sebenarnya bisa mengembangkan ekonomi digital layaknya Silicon Valley, asalkan ada sinergi yang apik dari pelaku akademik, swasta, dan pemerintah (triple helix).
Saat memberikan kuliah umum 'Trade and the Developing Digital Economy in Indonesia' di Balai Senat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, ia menyatakan Silicon Valley punya backing yang hebat, terutama dari perguruan tinggi. Maka dari itu, kampus harus menciptakan iklim budaya riset dan inovasi, sehingga bisa melahirkan teknologi yang menarik pihak swasta dan layak dipakai masyarakat luas.
"Silicon Valley sukses karena didukung oleh 10 universitas top," terangnya, seperti dikutip dari Antara (11/04/16).
Di sisi lain, ia juga mengharap peran pemerintah untuk memberi dukungan, mulai dari meningkatkan kecepatan akses internet, menyediakan modal untuk pelaku startup, hingga memberlakukan regulasi yang tepat.
"Pemerintah perlu mendukung lahirnya inovasi lewat berbagai peraturan dan kebijakan," imbuhnya.
BACA JUGA :
(brl/red)