Modali LTE, XL jalankan program LTI
Ilustrasi XL © techno.id
Techno.id - XL Axiata menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan dan luar biasa untuk mengesahkan laporan tahunan direksi perseroan. Di rapat besar tahunan perusahaan ini disetujui tidak menyisihkan dana cadangan di tahun buku yang berakhir 31 Desember 2015.
-
XL kantongi laba Rp 20 miliar di kuartal pertama 2016 XL mengaku bahwa 4G LTE merupakan kunci utama dari strategi korporat untuk tetap menjadi yang terdepan dalam penyediaan layanan Internet Mobile.
-
Rayakan ultah ke-19, XL bukukan belanja modal Rp 68 triliun Beroperasi selama 19 tahun, begini sepak terjang operator telekomunikasi XL
-
XL berkomitmen jadi garda terdepan layanan data Pertumbuhan trafik layanan data XL tumbuh 65 persen pada semester pertama tahun 2015 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, operator telekomunikasi berbasi GSM ini juga menyetujui normalized net profit untuk dijadikan labat ditahan karena nilainya tidak signifikan dijadikan dividen per lembar saham. Kebijakan ini mengacu pada rugi labar dan Pasal 70 UU No.40 tahun 2007.
Para pemegang saham XL juga menyetujui rencana penambahan modal dengan hak memesar efek terlebih dahulu (HMETD) melalui mekanisme penawaran umum terbatas II sebanyak-banyaknya 2,75 miliar saham atas nama dengan nilai nominal Rp 100 per saham.
Public Expose XL Axiata
© 2016 techno.id/Denny Mahardy
Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin, Direktur and Chief Financial Officer XL menyatakan dana yang dihasilkan penambahan modal melalui HMETD seluruhnya bakalan digunakan membayar utang kepada Axiata sebagai induk usahanya.
Penambahan modal juga bakalan dilakukan XL dengan menjalankan program long term incentive (LTI) 2016 sampai 2020 tanpa melalui HMETD. Program penambahan modal ini dilakukan melalui pengeluaran 265 juta lembar saham baru yang disesuaikan ketentuan aturan OJK.
"Harga penjualan saham baru masih harus menunggu persetujuan OJK, kemungkinan di akhir April atau awal Mei mendatang baru diumumkan," ujar Adlan dalam sesi paparan publik RUPS Tahunan dan Luar Biasa di Hotel Raffless, Jakarta.
XL mengklaim perusahaannya getol melakukan penambahan modal untuk mencicil hutang perusahaannya yang total sebesar Rp 26,9 triliun. Perusahaan ini juga menyatakan berusaha fokus mengembangkan layanan berbasis 4G LTE yang menjadi motor pengggerak bisnis perusahaan.
BACA JUGA :
(brl/red)